Kotamobagu Bakal Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB—Dinas Kesehatan Kotamobagu, Rabu (4/12) menggelar Sosialisasi, Advokasi dan Konsolidasi Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan, bertempat di Restoran Lembah Bening.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu Ahmad Yani Umar, kegiatan ini untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota tahun 2016 tentang Kawasan Tertib Rokok (KTR) di perkantoran, dunia pendidikan dan tempat ibadah.

“Berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan oleh pemerintah, masih terdapat sejumlah orang di tempat-tempat umum bahkan di perkantoran yang didapati merokok,” ujar Yani.

Dikatakannya, penilaian Kota Sehat, Puskesmas Ramah Anak dan Kota Layak Anak, sesuai instruksi akan ditingkatkan menjadi Peraturan Wali Kota (Perwako) atau maksimalnya Peraturan Daerah (Perda).

“Olehnya pertemuan pada hari ini adalah untuk mencari informasi, masukan-masukan stakeholder yang terlibat untuk bagaimana memaksimalkan ini menjadi peraturan wali kota atau peraturan daerah agar kawasan tanpa rokok ini benar-benar berlaku,” kata Yani yang juga merupakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotamobagu ini.

KTR ini lanjutnya, berlaku untuk seluruh kantor pemerintahan, dunia pendidikan, tempat ibadah, tempat bermain anak atau tempat umum yang telah ditentukan hingga kantor-kantor kelurahan dan desa.

“Jadi untuk memutuskan Perwa sampai Perda kita masih akan melakukan pertemuan selanjutnya untuk membicarakan lagi bagaimana tentang pelaksanaan KTR ini. Untuk pertemuan berikut kami akan undang pihak DPRD untuk sama-sama merumuskan KTR ini. Sebab tidak menutup kemungkinan predikat kota layak anak, puskesmas ramah anak sampai rumah sakit ramah anak mereka akan tarik jika tidak terpenuhi salah satu indikator ini.” Jelasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.