Kucing dan Tikus Jadi Alasan Akses Jalan RSUD KK Harus Dipagar

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB–Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Kotamobagu dr Tanty Korompot, mengatakan bahwa salah satu alasan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, mengharuskan sepanjang jalur bahu jalan masuk dan keluar dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, dipagar yakni mencegah hewan seperti Kucing dan Tikus masuk didalam kawasan rumah sakit.

“Selain mencegah hewan tikus dan kucing masuk halaman rumah sakit, alasan lain lagi jalur jalan itu adalah akses mobil ambulance, sementara banyak anak-anak yang sering bermain di badan jalan,” kata Korompot, saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kotamobagu, Senin (02/03/2020).

Hal yang sama juga disampaikan direktur RSUD Kotamobagu dr Sandra Pontoh. Dirinya membenarkan bahwa alasan pemagaran untuk mencegah hewan disekitaran rumah sakit masuk didalam kawasan rumah sakit untuk membuang kotorannya.

“Memang benar hewan seperti kucing, tikus dan anjing tidak boleh masuk kawasan rumah sakit. Itu semua juga demi kesehatan,” ujarnya.

Alasan tersebut disampaikan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan, untuk menjawab pertanyaan dari Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Syarifudin Mokodongan, yang mengatakan alasan apa bahu jalan akses masuk dan keluar rumah sakit harus dipagar.

Diketahui Pemkot Kotamobagu di tahun anggaran 2020 ini, telah menganggarkan Rp 1,6 miliar, untuk proyek pemagaran bahu jalan akses masuk RSUD Kotamobagu. Namun rencana tersebut menuai protes dari masyarakat sekitar. (Tim)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.