Lakukan Aksi Demo, Wawali Kotamobagu Apresiasi Mahasiswa

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB—Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Demokratis (PRD) melakukan aksi demo dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat Kotamobagu. Aksi demo tersebut dilakukan didua tempat, dimana para mahasiswa terlebih dahulu mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan dilanjutkan ke kantor Walikota Kota Kotamobagu, Selasa (30/6/2020).

Aksi para mahasiswa dimulai dengan berorasi didepan kantor DPRD. Tak berselang lama, mereka diterima langsung Wakil Ketua DPRD, Syarifuddin Mokodongan (Nasdem) didampingi Agus Suprijanta (Hanura), Beggie CH. Gobel (PAN) dan juga Rewi Daun (Hanura), untuk masuk ke gedung rakyat.

Tak lama kemudian, para mahasiswa melanjutkan aksi mereka ke kantor Walikota Kotamobagu. Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, didampingi Sekertaris Daerah, Sande Dodo, para Asisten dan sejumlah pimpinan SKPD menerima dan siap memenuhi tuntutan mereka untuk duduk berdiskusi bersama di Aula Pemkot.

Menariknya, sebelum pendemo melakukan aksi, semua massa tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan cara mencuci tangan. Meski demikian, diskusi antara mahasiswa yang tergabung dalam PRD bersama pihak Pemkot sempat berjalan alot, namun bisa diredam hingga kembali berjalan dengan damai dan penuh kekeluargaan.

Wakil Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan bersama Sekda dan pimpinan SKPD berdiskusi dengan para mahasiswa

“Saya mengapresiasi atas tindakan mahasiswa yang mengedepankan kepentingan masyarakat. Sebab Adik-adik sekalian ini yang nantinya akan melanjutkan generasi berikut dimasa depan. Nah, soal tuntutan maupun keinginan, mari untuk kita diskusikan bersama,” ucap Nayodo.

Wakil Walikota juga mengatakan, dari hasil diskusi bersama para mahasiswa, telah menghasilkan beberapa persetujuan untuk membuat nota kesepahaman. “Pemerintah juga meminta para mahasiswa peserta aksi untuk turut mengawal dan mengawasi menyangkut bantuan – bantuan sosial yang diserahkan Pemerintah Kotamobagu,” ucap Nayodo saat di konfirmasi sejumlah wartawan.

Menurutnya, dari audiens tadi ada beberapa masukan yang diberikan dan nantinya akan dibahas dan dipertimbangkan, “seperti menyangkut Rapid Test bagi Mahasiswa yang nantinya akan pulang ke daerah asal, jika nanti ada anggaran yang mencukupi kenapa tidak untuk kepentingan para Mahasiswa kembali melakukan studi itu digratiskan,” tuturnya.

Dikesempatan itu juga, masing-masing perwakilan PRD mulai memaparkan pertanyaan kepada Wakil Walikota. Adapun salah satu tuntutan para mahasiswa PRD ini yakni meminta ganti rugi semua beras yang ada dalam bantuan dalam penanganan Covid-19.

“Soal beras yang berwarna kuning dan berkutu sudah kita ganti. Saya secara teknis meminta bantuan kepada Lurah/Sangadi untuk mendata keluhan warga dan segera melaporkan ke dinas untuk dilakukan pengantian, dan itu yang sudah pihak kami lakukan,” tutur Kepala Dinas Sosial, Sarida Mokoginta.

Setelah melakukan audiens bersama Wakil Walikota bersama para pimpinan SKPD, para mahasiswa peserta aksi membubarkan diri dengan tertib dan damai.(GG)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.