Kehidupan Pribadi Diselimuti Kebingungan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Wartabolmong.news–Derasnya hujan menyelimuti dinginnya malam ditengah banyaknya pikiran. Seakan tak terhitung kenangan-kenangan indah maupun pahit yang terngiang didalam hati dalam menggeluti dunia jurnalistik sejak tahun 2017 silam.

Mulai dari pengalaman berbaur sesama dengan pewarta, hingga dengan beberapa pejabat di daerah. Hal inilah yang memberikan pertanyaan bagi kehidupan pribadi saya. Apakah dunia sebagai penyambung lidah masyarakat ini akan dilanjutkan ? atau hanya berdiam diri dalam menikmati di zona nyaman maupun kebohongan antar sesama.

Sambil memasang rokok sebatang ditemani nikmatnya kopi hangat, aluran pikiran bingung semakin tak terbendung. Meski demikian, pesan dari salah satu kerabat dunia malam (nikmatilah pekerjaan meski tidak memberikan kekayaan) menjadi referensi tersendiri dalam menghadapi problem kehidupan ini.

Ungkapan kepribadian ini mungkin hanya segelintir orang yang dapat memahami. Dengan adanya konflik diantara sesama, dapat menjelaskan bahwa begitu kejamnya musuh dalam selimut. Tak tanggung-tanggung, sesama profesipun saling menjatuhkan demi keuntungan dan kepentingan diri sendiri.

Seakan menyadari bahwa diri pribadi ini baru aktif selama tiga (3) tahun dalam dunia penulisan, memberikan tekanan batin dan moral untuk melangkah maju kedepan. Iya, kemarin adalah masa lalu, hari ini adalah kenyataan, dan hari esok adalah harapan. Pun pengalaman adalah guru yang paling berharga bagi kehidupan.

Mungkin, dengan membaca tulisan ala kadarnya ini, para sahabat sejati maupun teman tak kasat mata bisa memawas diri atau berintrospeksi. Meski demikian, saya pribadi tetap sadar diri. Siapa saya, kontribusi apa yang saya sudah berikan, hingga kepentingan apa yang akan didapat dari diri yang tak seberapa ini.

Gian Gumogar, Rabu (29/7/2020).

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.