Produsen Kopi Terbesar Ada di Kotamobagu Utara

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB—Kecamatan Kotamobagu Utara, masih menjadi produsen terbesar kopi di Kota Kotamobagu. Rata-rata panen mencapai 26 ton per tahun dengan luas lahan yang dikelolah sebesar 20 hektare.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perkebunan, Tanaman pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Ramjan Mokoginta, Jumat (28/8/2020). “Untuk Desa Bilalang 1 dan 2 masing-masing produksi mencapai 13 ton per tahun dan luas lahan masing-masing 10 hektar. Petani kopi disitu bahkan sudah mulai mengolah kopi sendiri menjadi produk yang sudah mempunyai pasar yang luas,” ujar Ramjan.

Dirinya menerangkan, produksi Kopi di Kotamobagu baru mencapai 49,32 ton per tahun dengan luas lahan yang dikelolah sebesar 144,75 Hektar. “Yang paling besar produksi itu ada di kecamatan Kotamobagu Utara yaitu mencapai 40,17 ton per tahun dengan luas 32,75 ha,” terangnya.

Sedangkan untuk produksi kopi di wilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan, lanjut Ramjan, mencapai 3.45 ton per tahun dengan luas 113 hektar yang dikelola. Untuk Kotamobagu timur masih mencapai 3,9 ton per tahun dengan luas lahan 3 hektar.

“Kemudian produksi kopi yang paling sedikit berada di kecamatan kotamobagu barat, hanya mencapai `1,8 ton dengan luas 6 hektar lahan. Itu karena budidaya tanaman kopi di kotamobagu masih kurang,” jelasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.