Dipastikan Tiga Sektor ini Dorong PAD Lewat Pasar Kuliner

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB–Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), terus menggenjot pembangunan pasar kuliner yang terletak di eks RSUD Datoe Binangkang, Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Menurut Kepala Disdagkop-UKM Kotamobagu, Herman J Aray, pembangunan pasar tersebut dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) ketika beroperasi.

“Nanti ketika pasar kuliner ini mulai beroperasi, setidaknya ada 3 pos PAD yang bisa didapat, yakni dari Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan dan juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” sebut Aray.

Untuk Disdagkop-UKM sendiri, Aray mengatakan PAD yang masuk adalah biaya retribusi lapak, sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Untuk biaya retribusi lapak sebagai Perda adalah Rp5 ribu setiap hari. Nah, untuk PAD Dinas Perhubungan adalah parkiran, serta PAD dari Dinas Lingkungan Hidup sendiri adalah biaya retribusi kebersihan untuk pedagang,” jelasnya.

Aray menyebut, pasar kuliner tersebut akan dimaksimalkan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu, dengan sejumlah fasilitas yang ada dalam pasar. “Prinsipnya adalah pedagang cukup berjualan saja, untuk pengaturan parkir, dan kebersihan itu ada Perda yang mengatur untuk penarikan retribusinya.” Pungkasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.