Pemuda Adat Hulu Ongkag Tanoyan ikuti Pendidikan Kader AMAN

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Lolayan,WB-Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Bolaang Mongondow (AMANBOM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bekerjasama dengan Pengurus Wilayah (PW) Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nasional (DAMANAS) Sulut, menggelar pendidikan terhadap kader pemula pemuda adat di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekretariat AMANBOM, sejak Kamis (11/3) dan akan berakhir pada Minggu (14/3/2021) besok.

Salah satu pengurus harian Komunitas Adat (PH-KOADAT), Sumitro Molot Amparodo menyampaikan, pelaksanaan pendidikan terhadap para kader pemula ini begitu penting.

“Adapun tujuan dari pendidikan kader ini, yakni untuk menemukan kader-kader dari masyarakat adat yang memahami bahwa dirinya selaku masyarakat adat,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, pentingnya para pemula untuk memahami komunitas adat. “Serta kita harus bangga menjadi masyarakat adat dan mau bekerja untuk komunitas kedepan. Pun nantinya kita juga akan memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait kebencanaan,” jelasnya.

Ditempat sama, pembawa materi dari DAMANAS Sulut, Ibu Nadine Helena Sulu mengatakan, sebenarnya dalam pendidikan kader itu ada tiga jenjang. Yakni kader pemula, kader penggerak dan kader pemimpin.

Ia juga menjelaskan, Aliansi masyarakat adat ini memiliki keanggotaan dari beberapa komunitas. “Individu – individu yang di sebut kader tersebut telah mengikuti pendidikan terlebih dahulu,” tuturnya.

Diketahui, pendidikan kader pemula yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Bolaang Mongondow ini merupakan salasatu amanat dari AD/ART Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) guna meningkatkan kapasitas anggota AMAN yang di persiapkan sebagai generasi penerus.

Sementara itu, Sekretaris Umum AMANBOM Kabupaten Bolaang Mongondow, Mulyadi Mokodompit menambahkan, bagi masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan bencana harus memahami dan mengetahui tentang mitigasi dan tindakan yang dilakukan sebelum dan saat terjadi bencana.

“Ini salah satu tanggungjawab para pemuda adat yang hadir pada kesempatan ini agar menyampaikan dan mensosialisasikan di komunitasnya masing-masing,” kata Mulyadi.

Dikesempatan itu juga, Drs. Zainul A. Lantong, selaku pimpinan daerah AMANBOM, Kabupaten Bolaang Mongondow, mengucapkan selamat mengikuti kegiatan kepada para pemuda.

“Dengan adanya pendidikan kader pemula ini, diharapkan agar dapat memahami pengenalan organisasi AMAN yang tersebar di 4 Kabupaten dan 1 Kota di Bolaang Mongondow Raya (BMR),” kata dia.

“Serta bagi pemuda di komunitas adat ini, agar mampu memahami dan semakin mencintai adat istiadat di komunitasnya. Pun hal pertama yang mesti dilakukan pemuda adat di komunitasnya, yaitu menggali dan mengenali jejak sejarah para leluhur.” Pungkasnya.(GG)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.