‘Pandang Enteng’, Cukong Peti Potolo Abaikan Himbauan Polda Sulut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Bolmong,WB-Himbauan Polda Sulut diabaikan oleh para mafia cukong yang kini kembali melakukan aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) menggunakan alat berat di lokasi Potolo, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara.

Pantauan tim investigasi media ini pada Sabtu 6/5/2021, sejumlah alat berat terus beraktivitas meruntuhkan gunung lokasi peti potolo.

Banner himbauan Polda Sulut terkait larangan aktifitas tambang ilegal.

Padahal, beberapa waktu lalu Kapolda Sulut saat masih dijabat Irjen Pol Royke Lumowa sudah melakukan larangan untuk tidak beraktivitas di lokasi peti potolo.

Kapolda bahkan datang langsung di lokasi peti potolo dan menghentikan semua aktivitas para penambang liar yang menggunakan alat berat tanpa izin.

Secara tegas Kapolda melarang aktivitas Peti di area lokasi Potolo karena melanggar Pasal 158 UU No 4 Thn 2009 dan Pasal 55 KUHP.

Bahkan tidak berselang lama pasca kunjungan Kapolda di lokasi peti potolo, para pelaku yang terbukti melakukan aktivitas pertambangan menggunakan alat berat langsung ditangkap dan diproses secara hukum oleh Polres Kotamobagu.

Tidak hanya menutup dan menangkap para pelaku peti potolo, Polda Sulut juga memasang sejumlah Baliho peringatan yang bertuliskan peringatan. “Stop Tambang Ilegal Area Peti Lokasi Potolo Karena Dalam Pengawasan Polda Sulut.Cq Polres Kotamobagu, Pemda Bolmong, Kodim 1303 BM. Dilarang Melakukan Aktivitas Peti Karena Melanggar Pasal 158 UU No 4 Thn 2009 dan Pasal 55 KUHP. Bagi Pelaku Yang Terbukti Melakukan Aktivitas Diancam Pidana 10 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliyard”

Baliho peringatan tersebut terpasang di sejumlah titik di area dan jalan menuju lokasi Peti Potolo. Namun pantauan media ini, baliho yang tersisa sudah dalam keadaan robek.

Mirisnya, meski sudah ada tindakan tegas dari Polda Sulut dan dipasang informasi peringatan dan pelarangan, namun aktivitas peti terus berlanjut.

Untuk menanggapi hal tersebut, sampai berita ini tayang, tim investigasi media ini masih berusaha melakukan konfirmasi di Polda Sulut.(Tim)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.