Meski Barcelona sudah meraih gelar La Liga, masih ada satu tujuan pribadi penting yang harus diselesaikan sebelum musim resmi berakhir.
Kiper Joan Garcia secara khusus tetap berada di posisi terdepan untuk memenangkan Trofi Zamora yang bergengsi, yang diberikan kepada penjaga gawang dengan rata-rata kebobolan gol terbaik di divisi satu Spanyol.
Setelah diistirahatkan melawan Alavés pada pertandingan liga Barcelona sebelumnya, penjaga gawang muda ini diperkirakan akan kembali ke starting XI untuk pertandingan terakhir melawan Valencia di Mestalla.
Saat ini, kiper Barcelona itu memimpin daftar Zamora dengan kebobolan 21 gol dalam 30 pertandingan, memberinya rata-rata 0,70 gol per pertandingan.
Sementara pesaingnya Thibaut Courtois berada di belakangnya setelah kebobolan 26 gol dalam 31 pertandingan dengan rata-rata 0,81.
Perbedaan tersebut saat ini menempatkan kiper Barcelona pada posisi yang sangat kuat menjelang hari terakhir.
Berapa banyak gol yang bisa dia kebobolan melawan Valencia?
Peraturan seputar Trofi Zamora mengharuskan penjaga gawang memainkan setidaknya 28 pertandingan liga dengan minimal 60 menit di setiap penampilan.
Meskipun mengalami masalah cedera di berbagai tahap musim, Joan Garcia dan Courtois dengan nyaman memenuhi tuntutan tersebut.
Penjaga gawang Barcelona sekarang tahu persis apa yang dia butuhkan untuk memenangkan kehormatan ini.
Sekalipun Courtois berhasil mencatatkan clean sheet melawan Athletic Club di Santiago Bernabeu, SPORT melaporkan bahwa Joan Garcia masih mampu kebobolan hingga empat gol melawan Valencia dan tetap berada di puncak klasemen.
Namun, marginnya akan menjadi sangat ketat.
Andai Valencia mampu mencetak lima gol sementara Courtois mencatatkan clean sheet untuk Real Madrid, maka kiper asal Belgia itu akan mengungguli kiper Barcelona di klasemen akhir.
Apa yang bisa dilakukan dalam kasus ini?
Kemungkinan ini menjelaskan mengapa sudah ada diskusi tentang bagaimana Hansi Flick dapat menangani situasi secara taktis jika pertandingan menjadi kacau balau.
Barcelona diperkirakan akan melakukan rotasi besar-besaran untuk pertandingan ini, tetapi jika pertandingan berubah menjadi pertandingan dengan skor tinggi, Flick secara teoritis bisa menggantikan Joan Garcia setelah menit ke-60 untuk melindungi rata-ratanya.
Namun yang lebih penting, Garcia ingin menampilkan performa yang kuat, karena hal itu akan membuatnya tetap bersaing untuk mengamankan tempat di timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026.


















