Sebuah pesawat Angkatan Udara Kerajaan Inggris yang membawa Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengalami gangguan sinyal dan GPS-nya dinonaktifkan saat terbang di atas perbatasan Rusia pekan lalu, Kementerian Pertahanan mengkonfirmasi pada hari Senin.
Surat kabar Times pertama kali melaporkan bahwa sinyal pesawat RAF terputus ketika Healey kembali ke Inggris pada hari Kamis setelah mengunjungi tentara Inggris yang ditempatkan di Estonia.
Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) mengonfirmasi kepada AFP bahwa informasi ini akurat, dan menambahkan: “Ini adalah campur tangan Rusia yang ceroboh, namun RAF siap menghadapi aktivitas ini.”
Belum dapat dipastikan siapa dalang di balik kejadian tersebut atau apakah pesawat Healey sengaja menjadi sasaran.
Insiden tersebut menonaktifkan GPS pesawat selama tiga jam perjalanan, memaksa pilot untuk menggunakan sistem navigasi alternatif, lapor surat kabar tersebut.
The Times, yang reporternya mendampingi Healey, mengatakan perangkat elektronik tidak dapat terhubung ke Internet dan bagian dasbor tidak berfungsi.
Hal ini terjadi setelah Kementerian Pertahanan mengatakan pekan lalu bahwa dua pesawat Rusia “berulang kali dan berbahaya” mencegat sebuah pesawat pengintai Inggris di Laut Hitam pada bulan April.
Healey mengutuk insiden tersebut sebagai perilaku yang “berbahaya dan tidak dapat diterima” yang dilakukan oleh pilot Rusia di wilayah udara internasional, dan menambahkan bahwa hal tersebut “tidak akan menghalangi komitmen Inggris untuk membela NATO, sekutu kami, dan kepentingan kami melawan agresi Rusia”.
Para pejabat mengatakan pertemuan di Laut Hitam adalah yang paling serius yang melibatkan Rivet Joint Inggris sejak tahun 2022, ketika sebuah pesawat Rusia menembakkan rudal di dekat pesawat Inggris di wilayah yang sama.
Hubungan antara Rusia dan Inggris sangat membeku, dengan Inggris sebagai salah satu pendukung terkuat Ukraina sejak invasi Moskow pada tahun 2022.
Pada tahun 2024, sebuah pesawat RAF yang membawa Menteri Pertahanan Grant Shapps mengalami gangguan sementara sinyalnya di dekat wilayah Rusia selama perjalanan pulang dari Polandia.
(jp)


















