Home Internasional Pemimpin tertinggi Iran mengatakan wilayah tersebut ‘tidak lagi berfungsi sebagai perisai’ bagi...

Pemimpin tertinggi Iran mengatakan wilayah tersebut ‘tidak lagi berfungsi sebagai perisai’ bagi pangkalan AS

4
0


Audio dengan bersuara

Seorang wanita Iran memegang gambar Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei saat dia mengambil bagian dalam demonstrasi bertajuk “Putri yang Dikorbankan” untuk menghormati wanita yang terbunuh dalam perang Timur Tengah, di Teheran, 17 April 2026. (AFP)

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei mengatakan pada hari Selasa bahwa negara-negara regional tidak lagi menjadi perisai bagi pangkalan AS, dalam pernyataan tertulis yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

“Yang pasti dalam hal ini adalah waktu tidak akan pernah mundur dan negara-negara serta wilayah di kawasan ini tidak akan lagi berfungsi sebagai tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika,” kata Khamenei, yang belum pernah tampil di depan umum sejak menjabat pada bulan Maret, dalam sebuah pesan yang menandai hari raya Idul Adha.

Dia mengatakan bahwa Amerika Serikat “selain tidak lagi memiliki tempat berlindung yang aman di wilayah tersebut untuk agresi dan pendirian pangkalan militer, semakin hari semakin menjauh dari posisinya semula.”

Pernyataan tersebut muncul ketika Iran dan Amerika Serikat melanjutkan pembicaraan yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari dan telah menyebar ke seluruh wilayah.

Gencatan senjata yang rapuh telah berlaku sejak 8 April.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Teheran dan Washington telah mencapai kesepakatan mengenai banyak isu selama diskusi mengenai kesepakatan untuk mengakhiri perang, namun memperingatkan bahwa kesepakatan belum akan tercapai.

Pada hari Selasa, Garda Revolusi Iran mengatakan pihaknya menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak AS dan menembaki pesawat lain yang mencoba memasuki wilayah udara negara itu, tanpa menyebutkan secara spesifik kapan insiden tersebut terjadi.

Dalam sebuah pernyataan, The Guardians lebih lanjut memperingatkan “terhadap pelanggaran gencatan senjata apa pun yang dilakukan oleh agresor tentara Amerika dan menganggap hak mereka untuk memberikan tanggapan timbal balik sah dan pasti.”

Pada hari Senin, Komando Pusat AS mengatakan pasukan menyerang lokasi rudal di Iran selatan dan kapal-kapal yang berusaha memasang ranjau, meskipun ada gencatan senjata.

Iran belum secara resmi mengkonfirmasi serangan AS tersebut, namun media pemerintah melaporkan ledakan di kota pelabuhan selatan Bandar Abbas tanpa menyebutkan sumbernya.

Mojtaba Khamenei, 56, menggantikan ayahnya Ali Khamenei, yang terbunuh dalam serangan pertama Amerika-Israel pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Teheran di seluruh wilayah.

Mendukung jurnalisme independen

Tetap bersama Berani Jurnalistik.
Tetap bersama Standar.

Jurnalisme tidak bisa bebas karena kebenaran membutuhkan investasi.
Di The Standard, kami menginvestasikan waktu, keberanian, dan keterampilan untuk menyajikan kepada Anda kisah-kisah yang akurat, faktual, dan berdampak. Berlangganan hari ini dan tetap bersama kami dalam mengejar jurnalisme yang kredibel.

Bayar melalui


M

PESA

VISA


Telkomsel Uang


Pembayaran aman

Ruang redaksi paling tepercaya di Kenya sejak 1902

Ikuti standar pada



Source link