Petugas pertahanan sipil Lebanon mencari puing-puing sebuah bangunan setelah serangan fajar Israel di wilayah al-Hosh di Lebanon selatan, dekat kota pesisir Tirus, 26 Mei 2026.
AFP melalui Getty Images
sembunyikan keterangan
beralih keterangan
AFP melalui Getty Images
Prospek tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang Iran memudar pada Selasa ketika Israel mengatakan pihaknya meningkatkan serangan di Lebanon terhadap Hizbullah yang didukung Iran dan militer AS menyerang kapal dan lokasi peluncuran rudal Iran.
Juru bicara Komando Pusat AS Kapten Tim Hawkins mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Senin bahwa kapal-kapal Iran “berusaha memasang ranjau” dan bahwa militer telah bertindak untuk “membela diri.”
“Komando Pusat AS terus mempertahankan pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung,” kata Hawkins.
Korps Garda Revolusi Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa pertahanan udaranya menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak AS dan menembaki sebuah jet tempur yang memasuki wilayah udara Iran.
Dalam pesan yang diposting di akun Telegram yang terkait dengan pasukan keamanan, IRGC mengatakan tiga warga Iran tewas dalam serangan AS di selatan Pulau Lark.
Serangan itu terjadi ketika para perunding melanjutkan perundingan mereka di Qatar untuk mencapai kesepakatan yang akan mengakhiri permusuhan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada hari Selasa bahwa merundingkan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Iran bisa “membutuhkan waktu beberapa hari.”
Presiden Trump tampaknya memicu penolakan terhadap negara-negara Teluk Arab, yang awalnya menyambut baik rancangan perjanjian awal dengan Iran, dengan kembali menuntut Arab Saudi, Pakistan, dan negara lain menandatangani Abraham Accords. serangkaian perjanjian diplomatik mulai tahun 2020 menjalin hubungan dengan Israel.
Arab Saudi mengaitkan normalisasi hubungan dengan Israel dengan pengakuan negara Palestina.
Dalam pesan yang diposting Senin di media sosial, Trump menulis: “Setelah semua upaya yang dilakukan Amerika Serikat dalam upaya memecahkan teka-teki yang sangat rumit ini, semua negara ini, setidaknya, secara bersamaan, harus menandatangani Abraham Accords.”
Arab Saudi mengaitkan normalisasi hubungan dengan Israel dengan pengakuan negara Palestina.
Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Selasa menuduh Amerika Serikat melakukan pembajakan terhadap kapal komersial Iran selama dua hari terakhir dan menyebut serangan Amerika sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata.”
“Tindakan agresif ini bersamaan dengan proses diplomasi yang sedang berlangsung di bawah naungan Pakistan sekali lagi mengungkap kebencian dan itikad buruk penguasa Amerika terhadap bangsa Iran, masyarakat di kawasan, dan komunitas internasional,” bunyi pernyataan itu.
Gencatan senjata saat ini dinegosiasikan untuk memungkinkan Iran dan Amerika Serikat merundingkan diakhirinya perang AS-Israel di Iran.
Di Lebanon, serangan Israel pada Senin malam di desa Mashghara, di Lembah Bekaa, menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk seorang wanita dan dua anak, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Presiden Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai nota kesepahaman yang akan mengakhiri perang.
Namun para pejabat Iran mengatakan masih ada perbedaan pendapat yang serius mengenai beberapa isu utama. Ketidaksepakatan tersebut termasuk tuntutan Iran untuk mencabut sanksi dan membuka blokir aset-asetnya dengan imbalan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari fase awal kesepakatan yang diusulkan.
Aset dikatakan Senin, dalam sebuah artikel di jejaring sosial, negosiasi dengan Iran “berjalan dengan baik”.
“Ini akan menjadi hal yang bagus untuk semua orang, jika memang ada. Kembali ke medan perang dan menembak, tapi lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya. Dan tidak ada yang menginginkan itu!” dia menulis.
Para pejabat Iran mengatakan tahap awal pembukaan kembali jalur air penting itu akan diikuti dengan negosiasi mengenai program nuklirnya, yang merupakan sumber perselisihan lainnya.
Iran mengatakan program nuklirnya ditujukan hanya untuk tujuan damai, sementara Amerika Serikat menuduh Iran mencoba membuat bom nuklir. Iran telah menolak permintaan AS untuk mengirimkan uranium yang diperkaya ke luar negaranya.
Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Iran, Hossein Nooshabadi, mengatakan pada hari Senin bahwa kemungkinan perjanjian kerangka kerja akan mengakhiri perang di semua lini, termasuk perang Israel melawan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.
Namun Israel sangat menentang diakhirinya perang di Lebanon. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Senin bahwa Israel akan mengintensifkan serangannya di Lebanon, meskipun gencatan senjata disepakati pada 17 April di bawah naungan Amerika Serikat. Berita tersebut mendorong gelombang baru warga meninggalkan pinggiran selatan Beirut, tempat Hizbullah berkantor, karena takut akan serangan lebih lanjut.
Hizbullah melancarkan serangan terhadap pasukan Israel di Israel utara dan Lebanon selatan, tempat Israel menginvasi. Israel mengatakan 22 tentara, seorang kontraktor militer dan dua warga sipil tewas dalam serangan Hizbullah.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan hampir 3.200 orang telah tewas sejak perang dimulai pada 2 Maret, termasuk ratusan perempuan, anak-anak dan petugas pertolongan pertama.
Lebih dari satu juta orang telah mengungsi akibat pertempuran dan serangan Israel yang telah menghancurkan seluruh desa di Lebanon selatan, menurut pemerintah Lebanon dan badan-badan PBB.


















