Home Olahraga Tinjau, hasil dan tujuan saat Mannschaft bersiap untuk Piala Dunia

Tinjau, hasil dan tujuan saat Mannschaft bersiap untuk Piala Dunia

1
0


Jerman memulai persiapannya untuk Piala Dunia dengan kemenangan 4-0 atas Finlandia di Mainz.

Tuan rumah memulai dengan baik dan seharusnya bisa memimpin dalam waktu delapan menit. Florian Wirtz melepaskan Nathaniel Brown di sebelah kiri dan umpan tariknya menemukan Undav di ruang kosong, namun upaya jinak sang striker berhasil diselamatkan dengan baik oleh Lukas Hradecky.

Jerman terus memonopoli penguasaan bola, menguasai lebih dari 80% penguasaan bola di pertandingan pembuka, sementara Finlandia kesulitan melepaskan diri dari wilayah mereka sendiri.

Wirtz dan Musiala sama-sama menguji Hradecky saat Jerman terus melakukan serangan, sementara Undav menyia-nyiakan peluang bagus lainnya setelah dipermainkan oleh Musiala di pertengahan babak pertama.

Finlandia sempat mengancam melalui serangkaian upaya blok di sekitar area penalti Jerman, namun pasukan Nagelsmann dengan cepat kembali menguasai kendali.

Gebrakan mereka akhirnya datang pada menit ke-34. Sebuah tendangan sudut pendek rutin dilakukan Joshua Kimmich memberikan umpan silang ke tiang jauh, di mana Undav bangkit tanpa kawalan untuk mengarahkan sundulan ke sudut bawah.

Jerman semakin intensif di babak kedua

Jerman melanjutkan momentumnya di babak kedua dan segera menggandakan keunggulannya. Finlandia memberikan penguasaan bola jauh di dalam kotak mereka sendiri ketika umpan lepas Markhiev dicegat oleh Undav, yang dengan murah hati membiarkan Wirtz memanfaatkan gawang kosong dari jarak dekat hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.

Harapan untuk kembalinya Finlandia memudar sebelum satu jam berlalu. Lennart Karl, salah satu pemain Jerman paling cemerlang malam itu, melakukan lari luar biasa dari dalam area pertahanannya sendiri sebelum mengirimkan umpan sempurna ke Undav. Sang striker menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mengarahkan tendangan kaki kiri melewati Hradecky untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Karl hampir menambah gol beberapa saat kemudian ketika tendangannya membentur tiang gawang setelah menerobos dari sayap kanan, sementara Felix Nmecha digagalkan oleh penyelamatan cerdas lainnya dari kiper Finlandia saat Jerman terus menciptakan peluang sesuka hati.

Gol keempat menutup malam yang sempurna

Gol keempat tercipta pada menit ke-63. Setelah Jerman kembali menguasai bola di tepi kotak penalti, Aleksandar Pavlovic menemukan Musiala di ruang kosong. Playmaker Bayern Munich itu melakukan sentuhan sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang luar biasa ke sudut atas, tidak memberikan peluang bagi Hradecky dan memastikan hasil pertandingan tidak diragukan lagi.

Meski tertinggal lebih jauh, Finlandia sebenarnya lebih menikmati penguasaan bola setelah turun minum dan lebih percaya diri dalam menguasai bola.

Namun, permainan menyerang mereka tidak memiliki keunggulan dan mereka gagal menguji Jerman. Leo Walta melepaskan tendangan bebas ke dinding, sementara beberapa upaya jarak jauh masih melebar.

Jerman, sebaliknya, tetap berbahaya setiap kali mereka menyerang. Musiala nyaris mencetak gol kedua ketika tembakannya masuk ke sisi gawang, sementara pemain pengganti Leroy Sane menyuntikkan energi baru di fase akhir pertandingan.

Pemain sayap itu hampir membantu terciptanya gol kelima di masa tambahan waktu setelah lari memukau ke dalam kotak penalti, namun Finlandia entah bagaimana berhasil menghalau upaya berturut-turut Meier di garis gawang.

Menjelang peluit akhir, Jerman telah menyelesaikan 656 operan sedangkan Finlandia 342 dan menyelesaikannya dengan empat gol berkat penampilan menyerang yang mengesankan.

Undav menonjol dengan dua gol dan satu assist, sementara Wirtz, Musala dan Karl semuanya memainkan peran kunci dalam lini depan yang cair dan menarik.



Source link