Home Olahraga Zverev memenangkan Grand Slam pertamanya dengan kemenangan di Roland Garros

Zverev memenangkan Grand Slam pertamanya dengan kemenangan di Roland Garros

7
0


Alexander Zverev memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam karirnya setelah mengalahkan Flavio Cobolli dalam final lima set yang dramatis di Prancis Terbuka.

Petenis Jerman, unggulan kedua di Paris, mengalahkan petenis Italia itu 6-1 4-6 6-4 6-7 (5-7) 6-1 untuk akhirnya mengakhiri penantiannya untuk meraih gelar besar setelah gagal di tiga final Grand Slam sebelumnya.

Zverev tampak berada di jalur kemenangan mudah ketika ia melaju melalui set pertama dan dengan cepat mendapatkan kembali kendali setelah Cobolli menyamakan kedudukan dengan merebut set kedua.

Namun persaingan semakin ketat seiring tekanan peluang yang mulai terlihat.

Zverev selamat dari goyangan akhir

Setelah memasuki turnamen sebagai salah satu favorit, Zverev terlihat nyaman sejak awal, namun kesulitan untuk tetap tenang karena Cobolli tidak mau menyerah.

Set keempat terbukti sangat sulit bagi pemain berusia 29 tahun itu, yang dua kali menyerah pada servis game dan menghasilkan serangkaian kesalahan ganda sebelum waktunya saat pertandingan semakin ketat.

Masalah fisik juga mengancam untuk menggagalkan tantangannya, dimana Zverev membutuhkan perawatan dan suplemen elektrolit karena tanda-tanda kram muncul pada tahap akhir kontes.

Cobolli, yang memainkan final Grand Slam pertamanya, memiliki peluang untuk melakukan servis pada set keempat dengan kedudukan 5-4 tetapi gagal melakukan konversi. Petenis Italia itu juga kehilangan satu set point pada tiebreak setelah gagal melakukan pukulan voli forehand rutin.

Dia akhirnya pulih untuk memaksakan set penentuan dan menjaga harapannya tetap hidup.

Kelima membuat gugup sebelum momen yang menentukan

Kedua pemain menunjukkan tanda-tanda ketegangan di set terakhir.

Kesalahan mengalir dari kedua raket, namun Zverev secara bertahap menemukan konsistensi yang lebih besar dan menempatkan dirinya dalam posisi menang dengan double break awal.

Dari sana, Cobolli berjuang untuk mengimbanginya karena kelelahan mulai terasa.

Zverev mempertahankan keunggulannya dan akhirnya memastikan kemenangan ketika Cobolli mengirimkan pukulan keras melewati baseline pada titik kejuaraan.

Pemain Jerman itu segera terjatuh ke atas tanah liat sebelum menutupi wajahnya dengan tangannya saat emosi mengambil alih.

Penantian panjang akhirnya akan segera berakhir

Kemenangan ini menandai tonggak penting dalam karier Zverev yang sudah mengalami kekecewaan di tiga final Grand Slam.

Ini juga mengakhiri dominasi Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz, yang berbagi sembilan gelar tunggal utama sebelumnya.

Dengan Sinner meninggalkan turnamen lebih awal dari yang diperkirakan dan Alcaraz absen karena cedera, Prancis Terbuka menghadirkan peluang besar bagi para pengejarnya.

3DK64E4 Reaksi Carlos Alcaraz dari Spanyol saat semifinal melawan Alexander Zverev dari Jerman pada turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Jumat, 30 Januari 2026. (AP Photo/Aaron Favila)



Source link