
Polisi mengutuk serangan kekerasan terhadap seorang petugas polisi di Delft SAPS pada Senin dini hari.
Sekitar pukul 02.05, seorang petugas polisi sedang berada di luar Pusat Pelayanan Masyarakat ketika dia didekati oleh seorang tersangka bersenjata kapak.
Tersangka diduga memukul kepala anggota tersebut hingga menyebabkan luka serius.
Seorang rekan polisi yang menyaksikan kejadian tersebut langsung merespon dan melepaskan tembakan peringatan sehingga memaksa tersangka melarikan diri dari lokasi kejadian.
Para tersangka meninggalkan kendaraannya dan berusaha melarikan diri dari penangkapan.
Pengejaran terkoordinasi oleh anggota SAPS dan petugas LEAP kemudian menghasilkan penangkapan tiga tersangka: dua pria berusia 23 dan 25 tahun serta seorang wanita berusia 23 tahun.
Kapak yang diyakini digunakan dalam penyerangan juga ditemukan.
Juru bicara kepolisian, André Traut, menyatakan Petugas yang terluka diangkut ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
“Para tersangka telah ditangkap dan diperkirakan akan hadir di pengadilan untuk menjawab dakwaan terkait insiden tersebut. Keadaan seputar serangan itu masih dalam penyelidikan,” kata Traut.
Peristiwa itu terjadi setelah seorang anggota Polisi Ketertiban Umum (POP) dan seorang warga sipil ditembak mati di Gauteng pada 1 Juni.
Petugas polisi yang sedang tidak bertugas itu rupanya sedang berada di supermarket lokal ketika dia diserang oleh tiga penyerang tak dikenal yang menembaknya hingga tewas.
Para tersangka diduga berkendara ke jalan lain di tikungan tersebut dan menembak korban lain di dalam kendaraannya.
Tanjung Argus


















