Ronald Araujo sudah kembali ke kubu timnas Uruguay usai menjalani perawatan spesialis di Barcelona, namun pertanyaan seputar kebugarannya tetap menjadi salah satu pembicaraan utama jelang Piala Dunia.
Bek Barcelona itu kembali ke Spanyol awal pekan ini setelah mengalami ketidaknyamanan betis selama tugas internasional.
Meskipun cederanya tidak dianggap serius, episode tersebut menarik perhatian karena meningkatnya kekhawatiran di Barcelona mengenai cara menangani situasi tersebut oleh staf pelatih Uruguay.
Kembali ke timnas, Araujo untuk pertama kalinya berbicara secara terbuka tentang kondisinya dan harapannya untuk bisa tampil di turnamen tersebut.
Araujo memberikan kabar terbaru tentang kesembuhannya
Setibanya di Uruguay, Araujo membenarkan bahwa perjalanannya ke Barcelona hanya terfokus pada perawatan oleh tenaga medis profesional yang ia kenal dan percayai.
Berbicara tentang situasinya, sang bek dikutip oleh SPORT mengatakan: “Saya mengalami cedera betis ringan, itulah sebabnya saya mendapat perawatan.”
Bek tengah Barcelona itu juga menghilangkan kekhawatiran bahwa masalah tersebut terkait dengan tuntutan fisik berlebihan dalam latihan.
“Semuanya sangat terkendali” dia menambahkan.
Lebih jauh lagi, ketika ditanya tentang diagnosisnya, pembela HAM memilih untuk menyerahkan penjelasannya kepada staf medis, dengan menyatakan:
“Saya harap dokter datang dan menjelaskannya.”
Barcelona frustrasi
Jika perkataan Araujo bisa meyakinkan Barcelona, situasinya terus diawasi ketat oleh Blaugrana.
Memang benar, klub Catalan tidak senang dengan manajemen beban kerja sang bek setelah ia tiba di kamp pelatihan Uruguay dengan betis bengkak.
Barcelona telah menyarankan para pelatih Uruguay untuk mengelola pemain dengan hati-hati dan mengikuti program pelatihan terpisah selama hari-hari pertama kamp.
Namun, staf pelatih di kamp tim nasional gagal mengikuti protokol yang ditetapkan, sehingga membuat frustrasi orang-orang di Barcelona.


















