Home Internasional Athena akan mengupayakan keanggotaan Montenegro di UE selama masa kepresidenan Dewan pada...

Athena akan mengupayakan keanggotaan Montenegro di UE selama masa kepresidenan Dewan pada tahun 2027

9
0


Pemerintah Yunani sedang menjajaki cara untuk mempercepat aksesi Montenegro ke Uni Eropa selama masa kepemimpinannya di Dewan UE pada paruh kedua tahun 2027, sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk Balkan Barat.

Menteri Luar Negeri Giorgos Gerapetritis mengunjungi Podgorica pada hari Jumat untuk membahas jalan Montenegro menuju UE dengan mitranya Ervin Ibrahimović dan Perdana Menteri Milojko Spajić.

Yunani akan mengambil alih jabatan presiden bergilir Dewan UE pada Juli 2027. Menurut sumber pemerintah, tujuannya adalah untuk membantu setidaknya satu negara Balkan Barat bergabung dengan UE.

Athena berharap dapat memanfaatkan peran penting yang dimainkannya selama masa kepresidenan Uni Eropa pada tahun 2003 dalam mempersiapkan perluasan terbesar blok tersebut sejak Perang Dingin, yang terjadi pada tahun berikutnya. George Tzogopoulos, peneliti senior di Hellenic Foundation for European and Foreign Policy (ELIAMEP), mengatakan EURAKTIF bahwa Yunani melihat hal ini sebagai peluang untuk menghidupkan kembali warisan perluasan wilayah.

Para pejabat di Athena percaya bahwa Montenegro, yang membuka negosiasi aksesi pada tahun 2012, mewakili kandidat keanggotaan yang lebih realistis dibandingkan kandidat Uni Eropa lainnya seperti Serbia atau Albania. Mereka juga berpendapat bahwa populasi Montenegro yang berjumlah sekitar 600.000 jiwa akan menimbulkan biaya ekonomi dan politik yang relatif rendah bagi Uni Eropa.

Podgorica menyebut kampanye aksesinya “28 by 28”, sebuah komitmen untuk menjadi negara anggota UE ke-28 pada tahun 2028. Dalam sebuah wawancara dengan EURAKTIF Pada hari Kamis, Menteri Urusan Eropa Montenegro Maida Gorčević mengatakan negaranya tidak perlu menunggu lama untuk menjadi anggota penuh.

Namun, Athena sedang mempelajari cara untuk memajukan jadwal dan memfasilitasi aksesi Montenegro pada akhir tahun 2027, pada masa kepemimpinannya di Uni Eropa, lapor media lokal.

Para pemimpin Uni Eropa akan membahas perluasan tersebut pada pertemuan puncak di Brussels pada hari Jumat. Namun, tidak semua negara anggota ingin mempercepat proses tersebut, terutama terkait Balkan Barat.

“Secara teori, semua orang setuju bahwa kawasan ini adalah bagian dari UE, namun ketika diskusi beralih ke langkah-langkah praktis, beberapa pemerintah mengajukan hambatan, sering kali menyebutkan masalah teknis dan kekhawatiran mengenai metodologi aksesi,” kata seorang diplomat UE. EURAKTIF.

(Oh)



Source link