Home Internasional Pertempuran terus berlanjut di Lebanon meskipun ada gencatan senjata: NPR

Pertempuran terus berlanjut di Lebanon meskipun ada gencatan senjata: NPR

6
0


Asap membubung ke langit menyusul serangan militer Israel di Lebanon selatan, terlihat dari Israel utara, Jumat, 19 Juni 2026.

Leo Correa/AP


sembunyikan keterangan

beralih keterangan

Leo Correa/AP

BAN, Lebanon — Serangan Israel di Lebanon selatan pada hari Sabtu menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk dua anak-anak, beberapa jam setelah laporan tentang perjanjian gencatan senjata muncul. Pertempuran yang terus berlanjut mengancam kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah.

Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan serangan itu menghantam kota Nabatiyeh di selatan dan desa-desa sekitarnya. Setidaknya tujuh orang masih terjebak di bawah reruntuhan, menurut siaran pers.

Mediator berusaha untuk mengakhiri pertempuran antara Israel dan kelompok militan Lebanon Hizbullah, setelah baku tembak pada hari Jumat yang menewaskan sedikitnya 47 orang di Lebanon dan empat tentara Israel.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan Hizbullah menembakkan lebih dari 50 proyektil ke pasukan Israel di Lebanon selatan semalam, mendorong tentara untuk mulai menargetkan kelompok militan di sana. Pejabat tersebut berbicara secara anonim, sesuai dengan peraturan.

Pada hari Jumat, Duta Besar Israel untuk Washington Yechiel Leiter mengatakan di X bahwa Israel “tetap berkomitmen kuat untuk segera melakukan gencatan senjata” jika Hizbullah menghormati perjanjian tersebut dan menghentikan permusuhan.

Dalam pernyataan publiknya, Hizbullah mengatakan mereka akan menghormati gencatan senjata jika Israel melakukannya, namun tidak menyatakan bahwa gencatan senjata benar-benar dilakukan.

Seorang pejabat Hizbullah, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya karena dia tidak berwenang untuk berkomentar secara terbuka, mengatakan pada hari Jumat setelah muncul laporan tentang kesepakatan gencatan senjata bahwa upaya sedang dilakukan oleh Qatar, Amerika Serikat dan Iran untuk menengahi gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah, namun dia tidak mengkonfirmasi bahwa kesepakatan telah dicapai.

Konflik yang bisa menggagalkan perjanjian AS-Iran

Hizbullah dan Israel berperang hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada tanggal 28 Februari, dengan Hizbullah menembakkan roket dan drone ke komunitas sipil di Israel utara dan Israel merebut sebagian besar wilayah Lebanon selatan.

Kesepakatan sementara AS-Iran yang ditandatangani minggu ini telah membuka kembali Selat Hormuz, yang ditutup Iran ketika perang berlangsung, sehingga memutus pasokan penting minyak dan gas alam bagi perekonomian global. Perjanjian tersebut juga mempertimbangkan peluncuran kembali perundingan mengenai program nuklir Iran, yang merupakan isu sentral dalam perang tersebut.



Source link