
Pada usia 94 tahun, direktur musik ikonik Clive Davis meninggal di rumahnya di New York.
Meski penyebab resmi kematiannya belum diumumkan, belakangan ini ada kekhawatiran masyarakat terhadap kesehatannya. Beberapa minggu sebelumnya, dia dirawat di rumah sakit New York untuk menerima pengobatan infeksi saluran pernapasan atas.
Setelah dibebaskan pada tanggal 4 Juni, dia kembali ke kediamannya. Menurut laporan, dia pulih dengan baik dan tetap bersemangat.
Seorang tokoh berpengaruh di industri musik, Davis berperan penting dalam meluncurkan karir artis legendaris seperti Whitney Houston, Aretha Franklin dan Kelly Clarkson. Dari posisi eksekutifnya, ia mendefinisikan ulang lanskap musik kontemporer, menjadikan dirinya sebagai raja visioner yang kemampuan luar biasa dalam mengidentifikasi bakat meninggalkan jejak permanen di industri musik.
Pada tahun 2000, Davis mendapatkan tempat di Rock & Roll Hall of Fame, sebuah bukti karir yang ditentukan oleh bakatnya yang tak tertandingi dalam menemukan bintang masa depan. Di luar prestasinya sebagai seorang eksekutif, ia mendapatkan ketenaran luar biasa saat menjadi tuan rumah pesta pra-Grammy tahunannya yang legendaris.
Sejauh mana pengaruhnya terhadap industri musik hampir mustahil untuk diukur. Banyak seniman dari berbagai generasi mengaitkan kesuksesan mereka dengan bimbingan dan bakat uniknya dalam mengidentifikasi bakat jauh sebelum mereka mencapai arus utama.
Semoga dia beristirahat dalam damai.
BERITA DARI IOL


















