Rawan Maling Keamanan Pengunjung RSUD Pobundayan Tak Terjamin, Security “Tidur”
Kotamobagu,WB–Area halaman parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pobundayan Kota Kotamobagu, mulai tak aman, rawan pencurian.
Sutha, salah satu pengunjung rumah sakit telah menjadi korban sasaran para maling. Dia mendapati bagasi motor miliknya telah dibobol maling, dan barang miliknya berupa tas yang berisikan surat” penting, dompet dan barang berharga lainnya raib diduga digasak pencuri. Jumat 25 Agustus 2023.
“Saya memarkir motor dihalaman tempat parkir khusus motor, saya pun tidak menaruh curiga kalau tempat parkir rawan pencuri, karena saya percaya ada petugas keamanan (Security) yang selalu standbay 1×24 jam disitu. Saat saya keluar dari dalam rumah sakit sekira pukul 19.00 Wita, untuk bergatian sif dengan adik saya karena ibu kami dirawat di tower lantai 3, saya mendapati barang milik saya yang disimpan didalam bagasi motor sudah tidak ada,” kata Sutha, saat menghubungi wartawan media ini, Sabtu 26 Agustus 2023.
Dia pun sempat mengadu kejadian itu ke petugas security, menanyakan apakah ada kamera cctv yang dipasang untuk memantau halaman area parkir, tapi jawaban security cctv sudah tidak berfungsi lagi alias rusak.
“Kondisi parkiran gelap gulita tidak ada lampu penerangan, dan cctv pun tidak ada, alasan petugas keamanan rumah sakit cctv tidak berfungsi karena rusak,” ujarnya.
Atas kejadian itu dia pun langsung bergegas membuat aduan ke Polres Kotamobagu, Sabtu 26 Agustus 2023.
“Saya sudah membuat aduan ke Polres, dengan harapan barang saya bisa kembali ditemukan. Yang sangat disesalkan sikap petugas keamanan rumah sakit yang ketika saya mengadu, respon mereka biasa-biasa saja menganggap kejadian yang menimpa saya itu sudah hal biasa terjadi,” ungkapnya.
Menurutnya, seharusnya pihak rumah sakit membuat penerangan area parkir, agar suasananya lebih terang, tidak angker atau rawan terjadinya aksi pencurian.
Apalagi, masa kepimpinan Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu Tatong Bara dan Nayodo Koerrniawan, yang melakukan pembenahan program penerangan lampu di kawasan Jalan Protokoler.
Namun, sebaliknya dengan pihak Rumah Sakit Pobundayan yang dinilai tidak mendukung program pemerintah setempat, untuk membuat suasana rumah sakit yang terang benderang, karena letak keberadaan rumah sakit sepi sedikit jauh dari jalan utama.
Dia meminta kepada Walikota Tatong Bara segera menegur pihak Rumah Sakit agar dapat membuat suasananya lebih hidup dengan dihiasi lampu sehingga terlihat terang dan tidak lagi rawan pencurian. Selain itu juga pihak Rumah Sakit melakukan evaluasi kepada para petugas keamanan yang lalai menjaga keamanan area dan pengunjung.
“Kenyamanan dan keamanan pengunjung rumah sakit pobundayan tidak terjamin lagi. Seperti tidak ada fungsi petugas security yang digaji oleh pemerintah tapi tidak bisa menjamin kemanan area rumah sakit,” Tutu Sutha yang juga seorang Jurnalist. (Nox)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.