FA telah menandai dimulainya musim akar rumput dengan sebuah film pendek animasi baru yang menyoroti para pahlawan tanpa tanda jasa yang membuat sepak bola tetap hidup dan tidak menjadi pusat perhatian.
Daripada berfokus pada sepak bola elit, film ini mengikuti empat tokoh terkenal dari sepak bola akar rumput: Penyelenggara (Sandra), Nada deringnya (Takik), Pelatih orang tua (Rashida), dan Tukang kebun (Greg) – menunjukkan mereka menukar kehidupan sehari-hari mereka dengan kekacauan dan pesona hari pertandingan.
Mulai dari lapangan yang dirawat dengan cermat hingga penalti di menit-menit terakhir yang menegangkan, film ini menampilkan humor, stres, dan kegembiraan yang hanya bisa diberikan oleh sepak bola akar rumput.
Film ini juga menyisakan ruang untuk beberapa akting cemerlang yang mengejutkan. Gelandang Lionesses dan Newcastle Jordan Nobbs tampak memamerkan keahliannya kepada sekelompok anak muda dengan mata terbelalak, sementara bintang Hashtag United dan pencipta sepak bola PK Humble menampilkan selebrasi tarian ikoniknya setelah mencetak gol.
Semuanya diakhiri dengan empat karakter inti yang berbaris di lapangannya masing-masing, disertai dengan pesan tulus terima kasih kepada para relawan, orang tua, dan pemain yang menjaga sepak bola lokal tetap hidup.
Jordan Nobbs berkata: “Menjadi bagian dari film ini mengingatkan saya pada perjalanan saya sendiri: memulai dari klub akar rumput di mana saya mempelajari dasar-dasar permainan. Itulah inti dari film ini: menciptakan ruang di mana setiap orang, apa pun keadaannya, dapat jatuh cinta dengan sepak bola dan merasa menjadi bagian dari sebuah tim.”
James Kendall, Direktur Pengembangan Sepak Bola FA, menambahkan: “Keajaiban sepak bola akar rumput datang dari orang-orang yang menjadi bagian darinya: para sukarelawan, penjaga lapangan, para pelatih, dan para pemain. Film ini adalah bukti upaya tak kenal lelah dari klub-klub dan sukarelawan di seluruh negeri saat kita menandai dimulainya musim 25/26.”
BACA KONTEN FASHION, BUDAYA DAN GAYA HIDUP TERBARU DARI 90MIN
Mengikuti


















