Musim Penghujan, Devie : Waspadai Penyebaran Penyakit DBD
Kotamobagu,WB–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu mengimbau agar masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang di sebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.
Apalagi, sejak bulan Mei hingga Juni 2019 ini, Daerah Kota Kotamobagu dan sekitarnya tengah dilanda musim penghujan yang menyebabkan perkembangbiakan nyamuk jenis tersebut sangat cepat.
Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Dinkes Kotamobagu, Devie CH Lala, saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).
“Mulai hujan ini ya terutama DBD, masyarakat harus hati-hati karena mulai ada genangan-genangan air yang bisa digunakan sebagai sarang nyamuk. Ya masyarakat harus berperilaku hidup sehat, baik untuk dirinya sendiri dan juga lingkungannya. Contohnya seperti saat ini, hujan, panas kemudian hujan lagi. Kalau lingkungannya sehat, Insya Allah tidak ada tempat untuk perkembangbiakan nyamuk,” ujar Devie.
Dirinya juga mengimbau, agar masyarakat dapat lebih menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga.
“Makanan bergizi dan berserat juga penting menjaga tubuh tetap prima meski di musim penghujan. Kebersihan juga harus diperhatikan, karena banyak kasus DBD yang terjadi karena pengaruh genangan air dan sampah yang berserakan,” imbau Devie.
Lebih lanjut Devie menjelaskan, seluruh masyarakat agar dapat memeriksa setiap genangan air yang mungkin timbul akibat hujan. Ini karena nyamuk Aedes aegypti bertelur di air yang jernih. Sehingga jika masyarakat melakukan kerja bakti, disarankan tidak hanya membersihkan selokan drainase saja.
“Sebab nyamuk Aedes aegypti tidak berkembang biak di air kotor atau air yang sudah terkena tanah. Contoh sederhananya seperti pada penampungan tetesan air pada alat Dispenser. Itu yang sering kita lupa, padahal genangan air pada penampungan dispenser itu bisa memungkinkan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.” Pungkasnya.
Gian Gumogar