Menggantikan Robert Lewandowski menjadi salah satu tugas terbesar yang dihadapi Barcelona, dan diskusi klub tampaknya mengungkapkan betapa rumitnya keputusan itu.
Menurut informasi dari SPORT, saat ini belum ada kesepakatan lengkap dalam struktur olahraga Barcelona mengenai kemungkinan penandatanganan Victor Osimhen, meskipun sang striker terus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu striker paling berbahaya di dunia sepakbola.
Menurut outlet tersebut, striker Nigeria ini tetap sangat dikagumi karena kemampuannya mencetak gol, kekuatan fisik, dan gaya menyerang yang agresif.
Sebuah pilihan jika yang lain gagal
Terlepas dari kemampuannya yang terlihat jelas, ada kekhawatiran di dalam klub mengenai apakah profilnya secara keseluruhan benar-benar sesuai dengan proyek jangka panjang yang ingin dibangun Barcelona setelah kepergian Lewandowski.
Saat ini, laporan tersebut mengklaim bahwa Barcelona masih memprioritaskan target penyerang lain dibandingkan Osimhen, khususnya Julian Alvarez dan Joao Pedro.
Ini berarti Osimhen hanya bisa menjadi opsi serius di bursa transfer nanti jika Barcelona gagal mendapatkan pilihan pilihan mereka terlebih dahulu.
Ada keraguan
Tidak ada keraguan mengenai pengaruh Osimhen di depan gawang, dengan penyerang Galatasaray menyelesaikan musim dengan 22 gol dan delapan assist.
Profilnya adalah apa yang dicari banyak tim dari seorang striker modern, namun kekhawatiran tetap ada mengenai bagaimana striker tersebut akan beradaptasi di lingkungan ruang ganti dan apakah kepribadiannya dapat menimbulkan komplikasi secara internal seiring berjalannya waktu.
Terlebih lagi, secara finansial operasi tersebut juga terlihat sangat sulit, karena Galatasaray menginvestasikan sekitar 75 juta euro untuk mengontrak Osimhen, yang berarti Barcelona mungkin harus menyiapkan proposal yang lebih besar jika ingin mendatangkannya.
Barcelona tahu bahwa striker yang dipilih untuk menggantikan Lewandowski tidak hanya harus segera tampil, tetapi juga menjadi wajah serangan selama bertahun-tahun yang akan datang.
Inilah sebabnya mengapa klub menganalisis semua detail yang mungkin terjadi sebelum membuat keputusan akhir.
Mereka membutuhkan pemain yang cukup muda untuk membangun jangka panjang, cukup berpengalaman untuk memberikan hasil secara instan, dan cukup kuat secara mental untuk menangani tekanan yang datang dengan menjadi sosok penyerang utama Barcelona.


















