Home Internasional Serangan Israel membunuh putra pejabat senior Hamas di Gaza (rumah sakit dan...

Serangan Israel membunuh putra pejabat senior Hamas di Gaza (rumah sakit dan Hamas)

2
0


Audio dengan bersuara

Orang-orang bergegas untuk menerima makanan hangat di kamp pengungsi Palestina Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada 7 Mei 2026.. (AFP)


Sebuah rumah sakit di Gaza dan Hamas mengatakan pada hari Kamis bahwa putra dari kepala perunding gerakan Islam Palestina telah meninggal karena luka-luka yang dideritanya dalam serangan Israel sehari sebelumnya.

Azzam Khalil al-Hayya, 23, putra pejabat senior Hamas Khalil al-Hayya, “menjadi martir setelah meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat serangan udara Israel yang menargetkannya kemarin,” kata Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza dalam sebuah pernyataan.

Rumah Sakit Al-Ahli di kota tersebut dan sumber keamanan mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan di lingkungan Al-Daraj di Kota Gaza pada malam hari menewaskan satu orang dan melukai 10 lainnya, termasuk Azzam Khalil al-Hayya.

Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar AFP mengenai insiden tersebut.

Dalam sebuah video yang dirilis Kamis, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel “menghilangkan sel-sel teroris” di Gaza, “termasuk kemarin,” tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Azzam Khalil al-Hayya adalah anak keempat dari tujuh putra Khalil al-Hayya yang terbunuh dalam serangan Israel, menurut sumber Hamas.

Dua di antaranya tewas sebelum pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023.

Yang ketiga, Hammam, tewas dalam serangan Israel yang menargetkan para pemimpin Hamas di Doha pada bulan September, yang menyebabkan enam orang tewas.

Khalil al-Hayya adalah pemimpin Hamas di Gaza meskipun dia tinggal di pengasingan di Qatar. Dia saat ini mencalonkan diri sebagai pemimpin gerakan tersebut.

Dia selamat dari serangan Doha.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan pembunuhan Azzam Khalil al-Hayya “terjadi sebagai bagian dari upaya untuk memberikan tekanan pada para pemimpin perlawanan dan delegasi perundingannya, setelah kegagalan pendudukan dalam menerapkan persyaratan atau mencapai tujuan yang dinyatakan.”

Gencatan senjata yang ditengahi AS dan mulai berlaku pada bulan Oktober sebagian besar menghentikan perang di Gaza, yang dimulai dengan serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober 2023.

Namun Gaza masih dilanda kekerasan setiap hari ketika serangan Israel terus berlanjut, dengan tentara dan Hamas saling menuduh melanggar gencatan senjata.

Pada hari Kamis, tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah menyerang “pusat komando Hamas” di utara wilayah tersebut dengan sejumlah pejuang yang tidak diketahui jumlahnya di dalamnya.

Kementerian Dalam Negeri Gaza kemudian mengumumkan kematian tiga anggota “pasukan keamanan internal” Hamas dalam serangan Israel di Kota Gaza.

Lebih dari 840 warga Palestina telah terbunuh sejak dimulainya gencatan senjata, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, yang beroperasi di bawah otoritas Hamas dan angka-angkanya dianggap dapat diandalkan oleh PBB.

Pada periode yang sama, militer Israel mengatakan lima tentara tewas di Gaza.

Mendukung jurnalisme independen

Tetap bersama Berani Jurnalistik.
Tetap bersama Standar.

Jurnalisme tidak bisa bebas karena kebenaran membutuhkan investasi.
Di The Standard, kami menginvestasikan waktu, keberanian, dan keterampilan untuk menyajikan kepada Anda kisah-kisah yang akurat, faktual, dan berdampak. Berlangganan hari ini dan tetap bersama kami dalam mengejar jurnalisme yang kredibel.

Bayar melalui


M

PESA

VISA


Telkomsel Uang


Pembayaran aman

Ruang redaksi paling tepercaya di Kenya sejak 1902

Ikuti standar pada



Source link