HARAPAN BARU
Masuknya raksasa energi Italia ke blok lepas pantai A1 telah menghidupkan kembali harapan bahwa negara kontinental terkecil di Afrika suatu hari nanti bisa bergabung dengan negara tetangganya, Senegal, sebagai produsen minyak.
Gedung tertinggi di Gambia, Petroleum House, yang menampung Kementerian Perminyakan, di persimpangan jalan di Banjul. © Reuters/Emma Farge
Selama bertahun-tahun, kisah minyak Gambia lebih ditentukan oleh janji dibandingkan produksi. Meskipun negara tetangganya, Senegal dan Mauritania, telah mengubah cekungan MSGBC menjadi salah satu perbatasan hidrokarbon yang paling dijaga ketat di dunia, perairan Gambia sebagian besar masih berada di pinggir cekungan tersebut. Kampanye eksplorasi datang dan pergi, sumur dibor, ekspektasi naik dan turun, dan investor datang dan pergi. Namun, hidrokarbon komersial masih sulit dipahami.


















