Home Internasional Hugo Broos menyebutkan skuad 26 pemain terakhir untuk Piala Dunia FIFA 2026,...

Hugo Broos menyebutkan skuad 26 pemain terakhir untuk Piala Dunia FIFA 2026, dengan beberapa kelalaian penting

5
0



Hugo Broos, pelatih Bafana Bafana telah mengonfirmasi skuad 26 pemain terakhirnya untuk Piala Dunia FIFA 2026, mempersempit skuadnya menjelang kampanye global Afrika Selatan.

Pengumuman tersebut, yang sangat dinantikan setelah berminggu-minggu kamp evaluasi dan pertandingan persiapan, menghasilkan beberapa pengecualian.

Di antara topik utama diskusi adalah penghilangan Ketua Kaizer trio Brandon Petersen, Thabiso Monyane dan Lebogang Maboe serta Patrick Maswanganyi dari Orlando Pirates.

Ketidakhadiran mereka menggarisbawahi preferensi Broos terhadap bentuk dan keseimbangan saat ia membentuk tim yang ia yakini dapat bersaing di panggung dunia.

Di bawah mistar gawang, Ronwen Williams memimpin departemen yang terdiri dari tiga orang bersama Ricardo Goss dan Sipho Chaine, memberikan perpaduan kepemimpinan dan persaingan untuk mendapatkan seragam nomor satu.

Unit pertahanan termasuk Khuliso Mudau, Nkosinathi Sibisi, Ime Okon, Khulumani Ndamane, Aubrey Modiba, Samukelo Kabini, Thabang Matuludi, Olwethu Makhanya, Kamogelo Sebelebele, Bradley Cross dan Mbekezeli Mbokazi, yang mencerminkan pengalaman dan bakat-bakat baru di lini belakang.

Di lini tengah, Broos memilih Teboho Mokoena, Thalente Mbatha, Sphephelo Sithole dan Jayden Adams, grup yang diharapkan dapat memberikan kontrol, energi, dan stabilitas pertahanan.

Opsi penyerang termasuk Oswin Appollis, Iqraam Rayners, Tshepang Moremi, Relebohile Mofokeng, Evidence Makgopa, Themba Zwane, Lyle Forster dan Thapelo Maseko.

Skuad ini menggabungkan pemuda dan pengalaman, dengan Broos diharapkan mengandalkan para pemimpin mapan sambil juga menggabungkan pemain-pemain muda yang tampil mengesankan dalam penampilan Betway Premiership baru-baru ini.

Afrika Selatan akan menghadapi turnamen ini dengan optimisme baru, dengan ekspektasi yang terus meningkat menyusul kemajuan internasional mereka baru-baru ini di bawah asuhan Broos.

Seleksi akhir merupakan bukti niat pelatih untuk memprioritaskan kohesi dan disiplin taktis saat Bafana bersiap menghadapi yang terbaik dunia.



Source link