Barcelona sedang mempersiapkan musim panas yang sibuk, di mana klub perlu memperkuat beberapa posisi untuk bersaing memperebutkan Liga Champions musim depan.
Dengan kepergian Robert Lewandowski, Barcelona harus mendatangkan striker baru terlebih dahulu, sementara tim juga membutuhkan bek dan pemain sayap baru.
Namun, aktivitas transfer Barcelona musim panas ini dikatakan sangat bergantung pada kepergian pemain dan di sinilah Marc-Andre ter Stegen bisa menimbulkan masalah.
Kekhawatiran terbesar Barcelona musim panas ini
Menurut Dunia OlahragaTer Stegen disebut-sebut menjadi perhatian terbesar Barcelona pada bursa transfer musim panas ini.
Saat ini dipinjamkan ke Girona, Ter Stegen melanjutkan masa pemulihannya setelah cedera Ciutat Esportiva Joan Gamper kompleks.
Dia memiliki sisa kontrak dua tahun, hingga Juni 2028, dan memiliki salah satu gaji tertinggi di tim.
Barcelona menanggung sebagian besar gajinya selama masa pinjamannya di Girona, yang berarti beban keuangannya tidak berkurang sebanyak yang diharapkan klub.
Barcelona tidak mengandalkan Ter Stegen untuk masa depan, namun menemukan klub yang bersedia menerima gajinya bukanlah hal yang mudah mengingat riwayat cederanya.
Sang kiper sendiri ingin bertahan di Barcelona atau kembali ke Girona karena situasi pribadinya, yang semakin memperumit potensi keluarnya.
Masalah yang membatasi pengeluaran
Meskipun kepergian Lewandowski memberikan ruang gaji yang signifikan, gaji ter Stegen terus membebani tagihan gaji dan secara langsung membatasi kemampuan Barcelona untuk beroperasi di bursa transfer.
Dengan La Liga menyetujui kembalinya klub ke aturan Financial Fair Play 1:1, setiap euro yang dihemat sangatlah berarti.
Jika tidak ada kejutan, situasinya kemungkinan akan berlanjut hingga akhir jendela musim panas.


















