Kenya dan Estonia adalah dua negara yang berasal dari dunia yang sangat berbeda: salah satunya adalah pusat digital Uni Eropa, yang memimpin dorongan digital pertama di dunia. Negara lainnya adalah kekuatan regional di Afrika Timur dan Tengah, yang mengambil langkah kecil menuju ruang digital. Namun, keduanya mengalami dampak buruk yang disebabkan oleh Rusia.
Dengan kecanggihan digitalnya yang terus berkembang, Negara Baltik, musuh bebuyutan Rusia – seperti seluruh kawasan Baltik dan Nordik – ingin mengembangkan hubungannya dengan Afrika sub-Sahara. Oleh karena itu ia memilih untuk mendasarkan misinya di Kenya, dimana duta besar akan berdomisili dan akan melayani wilayah selatan Sahara hingga Cape Town.
Artikel premium
Mendapatkan Akses penuh untuk Ksh 299/minggu.
Temukan kisah-kisah yang tidak diceritakan orang lain. Berlangganan sekarang untuk akses eksklusif.
Lanjutkan membaca →
Apa yang Anda dapatkan
- Akses tak terbatas ke semua konten premium
- Pengalaman menjelajah bebas iklan
- Pembacaan yang dioptimalkan untuk seluler
- Buletin dan ringkasan mingguan
M
–
PESA
VISA
Telkomsel Uang
Pembayaran aman
Ruang redaksi paling tepercaya di Kenya sejak 1902
Ikuti standar pada


















