Barcelona ingin merekrut striker baru musim panas ini, dengan nomor punggung sembilan kosong sejak kepergian bintang Polandia Robert Lewandowski.
Mantan striker Bayern Munich ini menghabiskan empat musim terakhir di Barca dan memberikan pengaruh besar di dalam dan di luar lapangan.
Dia masih memiliki tugas besar yang harus diisi dan klub Catalan kini telah mengidentifikasi Julian Alvarez sebagai target impian untuk memimpin serangan.
Negosiasi untuknya jauh dari sederhana dan Atletico telah menolak tawaran pertama Barca untuk sang pemain.
Bagaimana Anda mendanai operasi Alvarez?
Satu hal yang jelas saat ini adalah bahwa setiap langkah untuk mendatangkan Alvarez kemungkinan besar akan menjadi langkah finansial yang signifikan. Oleh karena itu, agar transaksi dapat dilaksanakan, penjualan dalam jumlah besar mungkin perlu dipertimbangkan.
Menurut AS, raksasa Saudi Al-Hilal dan Al-Nassr sedang bersiap untuk menguji tekad Barcelona dengan tawaran besar untuk Raphinha.
Pemain asal Brasil tersebut baru-baru ini menegaskan kembali komitmennya kepada klub, dan tidak ada indikasi darinya bahwa ia secara aktif mempertimbangkan untuk hengkang.
Namun angka yang dibahas sangatlah signifikan, dengan Blaugrana berpotensi menerima sekitar €80 juta, sementara Raphinha akan ditawari gaji jauh di atas pendapatannya saat ini.
Seorang pemain yang dianggap Flick tak tersentuh
Untuk saat ini, baik Barcelona maupun sang pemain tampaknya tidak tertarik dengan kemungkinan tersebut.
Dari sudut pandang olahraga, kehilangan Raphinha sulit dibenarkan. Pemain Brasil ini menjadi salah satu pemain terpenting Hansi Flick, bukan hanya karena penampilannya, tapi juga karena kepemimpinannya.
Pengaruhnya melampaui gol dan assist. Dia menentukan kecepatan kerjanya, menekan tanpa henti dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan Flick.
Ini bukanlah profil yang dapat dengan mudah digantikan oleh Barcelona, terlepas dari biaya transfernya.
Mengapa Barcelona harus berpikir matang
Meskipun kedatangan Anthony Gordon memberikan opsi lini depan lainnya, menggantikan kontribusi keseluruhan Raphinha akan jauh lebih sulit daripada sekadar mengisi posisi di lapangan.
Prioritas Barcelona tetap mendatangkan striker kelas dunia menyusul kepergian Robert Lewandowski.
Penjualan sebesar €80 juta secara signifikan akan meningkatkan fleksibilitas keuangan mereka dan berpotensi mempercepat rencana untuk memperkuat serangan.
Meski begitu, Barca telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mencari pemain yang memadukan kualitas, konsistensi, kepemimpinan, dan komitmen total terhadap lencananya. Raphinha sekarang mewakili keempatnya.
Ketertarikan Saudi mungkin nyata dan godaan finansial mungkin sangat besar. Namun kecuali sang pemain sendiri mengubah posisinya, sebaiknya Barcelona menolaknya.


















