Ketika Barcelona mengontrak Marcus Rashford dari Manchester United dengan status pinjaman selama satu musim menjelang musim 2025/26, mereka menegosiasikan opsi pembelian €30 juta sebagai bagian dari kesepakatan.
Pemain asal Inggris itu menikmati kebangkitan kariernya di Spotify Camp Nou dan membuktikan dirinya sebagai pemain penting bagi Hansi Flick, dengan beberapa angka kontribusi gol yang cukup mengesankan.
Rashford berharap bisa bertahan di Barca, namun klub asal Katalan itu memilih tak mengaktifkan opsi pembelian yang habis masa berlakunya pada hari ini, 15 Juni.
Manchester United siap menyambutnya kembali
Menurut AS, Manchester United kini membuka pintu bagi kembalinya Rashford.
Penandatanganan Anthony Gordon di Barcelona benar-benar mengubah permainan. ITU Blaugrana tidak lagi melihat posisi sayap kiri sebagai kebutuhan mendesak, membuat kedatangan permanen Rashford semakin sulit dibenarkan.
Masalah gaji merupakan faktor penting lainnya. Rashford bersedia menerima pemotongan gaji yang signifikan untuk bertahan, namun hal itu mungkin tidak cukup mengingat prioritas Barca saat ini.
Sementara itu, manajer permanen baru Manchester United, Michael Carrick, tidak memandang negatif kembalinya sang striker, terutama setelah musim di mana ia menunjukkan kepada Barcelona bahwa ia tetap menjadi striker top.
Carrick sudah berbicara dengan Rashford tentang kemungkinan bertahan di Old Trafford. Sang pemain masih terikat kontrak dengan United hingga 2028, sehingga memberikan kendali kepada klub Inggris tersebut atas langkah selanjutnya.
Di antara klub-klub Eropa lainnya, Bayern Munich telah menyatakan minatnya, namun minat tersebut semakin berkurang dalam beberapa waktu terakhir.
Keputusan Barcelona bisa dimengerti
Sikap Barcelona dalam situasi Rashford ini cukup bisa dimengerti, meski agak kasar.
Rashford melakukannya dengan sangat baik, ingin bertahan dan menunjukkan komitmennya kepada klub. Dia siap menunggu Barca dan mengesampingkan semua tawaran kontrak lainnya.
Meskipun demikian, keputusan dalam sepakbola tidak selalu mengikuti logika kelayakan. Begitu Gordon tiba, Barcelona harus berhati-hati untuk tidak menghabiskan €30 juta untuk membeli striker lain di area lapangan yang sama.
Klub memiliki kebutuhan yang lebih besar di tempat lain, terutama pada penyerang tengah. Rashford mungkin masih disukai secara internal, namun apresiasi tidak sama dengan prioritas. Kecuali terjadi hal yang tidak terduga, masa pinjamannya kemungkinan akan berakhir tanpa kesepakatan permanen.
Ini adalah hasil yang mengecewakan bagi pemain yang jelas-jelas menginginkannya Blaugrana Babak harus terus berlanjut, namun Barcelona nampaknya siap melangkah ke arah berbeda.


















