Home Internasional Partai MK memutus Nhlamulo Ndhlela, menyita akses ke akun dan platform dalam...

Partai MK memutus Nhlamulo Ndhlela, menyita akses ke akun dan platform dalam pembersihan dramatis

7
0



Partai MK segera mengisolasi mantan juru bicara nasionalnya, Nhlamulo Ndhlela, dan memerintahkan dia untuk segera berhenti menggunakan semua sumber daya terkait partai, termasuk rekening bank, platform media sosial, dan sistem komunikasi resmi.

Konsekuensi dramatis ini dikonfirmasi pada hari Senin dalam konferensi pers yang dipimpin oleh presiden partai. Yakub Zuma dan sekretaris jenderal Sibonelo Nomvalodi mana partai tersebut mengumumkan bahwa Ndhlela telah dicopot dari jabatannya sebagai juru bicara nasional dan anggota parlemen dengan segera.

Surat yang dilihat IOL mengungkapkan keputusan tersebut menyusul adanya dugaan pelanggaran, menimbulkan perpecahan dalam struktur partai dan diduga mendiskreditkan partai MK.

Partai meminta Ndhlela mengembalikan semua properti partai dalam waktu tujuh hari, termasuk dokumen resmi, perangkat elektronik, kata sandi, kredensial akses, dan kartu anggotanya.

“Menunggu hasil penyelidikan, Anda diminta untuk tidak mewakili partai dalam kapasitas resmi apa pun,” kata surat itu.

Perintah tersebut selanjutnya melarang dia mengakses rekening bank partai, platform digital, dan sistem komunikasi publik, sementara penyelidikan internal terus dilakukan.

Korespondensi juga disalin ke kepala cambuk Mmabato Mokoena-Zondimenggarisbawahi keseriusan tindakan yang diambil terhadap mantan juru bicara tersebut.

Meskipun partai tersebut memutuskan untuk mengeluarkan Ndhlela dari struktur internalnya, partai tersebut juga memperkenalkan wajah baru untuk memimpin strategi komunikasinya.

Kuno Bintang Pemimpin redaksi Sifiso Mahlangu ditunjuk sebagai juru bicara nasional baru partai MK, dan para pemimpin partai menggambarkannya sebagai jurnalis berpengalaman, akademisi yang dihormati, dan tokoh media berpengaruh yang diharapkan dapat memperkuat pesan publik organisasi tersebut di tengah meningkatnya tekanan politik.

BERITA HARIAN



Source link