Setelah membuat banyak orang terkejut dengan akuisisi Anthony Gordon, Barcelona kini bertekad untuk mengontrak Julian Alvarez, target besar mereka berikutnya.
Namun, hubungan mereka dengan Atletico Madrid memburuk karena pengejaran agresif Alvarez, yang membuka jalan bagi klub lain untuk turun tangan dan berpotensi mengontrak pemain Argentina itu.
Saingan potensialnya adalah PSG. Tim asuhan Luis Enrique menjadi juara Eropa secara berturut-turut, dan ambisi klub Paris tidak berhenti di situ.
Misi mereka berikutnya, menurut Diario SPORT, adalah memperkuat lini ofensif mereka musim panas ini, dan nama yang berada di urutan teratas daftar adalah Alvarez.
PSG memasuki perlombaan untuk Álvarez
Julian Alvarez, target transfer utama Barcelona untuk menggantikan Robert Lewandowski, kini menghadapi tawaran resmi dari PSG.
Manajemen olahraga juara Prancis bertemu dengan agen Álvarez, Fernando Hidalgo, sebelum final melawan Arsenal, untuk memberitahukan kepadanya tentang niat serius mereka untuk merekrut pemain Argentina itu.
PSG telah meminta agar semua negosiasi formal ditunda hingga final untuk menghindari gangguan internal selama perburuan gelar.
Periode pembatasan ini telah berakhir. Tawaran resmi dari PSG diharapkan segera terjadi, dengan klub menyadari sepenuhnya bahwa tuntutan Atletico Madrid melebihi €100 juta.
Barcelona masih berjuang
Laporan dalam beberapa hari terakhir menyebutkan bahwa Alvarez telah meminta klubnya untuk bernegosiasi secara eksklusif dengan Barcelona, meski kenyataannya tampak lebih kompleks.
Barcelona telah mengindikasikan niat mereka untuk segera memberikan tawaran resmi pertama, dengan Deco dan Flick sangat mendukung langkah tersebut.
Komplikasinya adalah PSG, dengan kesuksesannya di Liga Champions dan kekuatan finansialnya, merupakan rival yang tangguh.
Luis Enrique sendiri merupakan pengagum Alvarez semasa berada di Barcelona dan mendorong penandatanganannya ketika pemain Argentina itu meninggalkan Manchester City.
Dengan PSG kini secara resmi memasuki persaingan dan Arsenal juga dianggap berminat, Barcelona menghadapi prospek yang sangat nyata kehilangan target utama mereka untuk musim panas kedua berturut-turut.


















