Swedia, bersama koalisi 10 negara, menekan eksekutif Uni Eropa untuk memperketat pembatasan visa bagi wisatawan Rusia.
Dalam surat bersama yang dikirim pada hari Selasa kepada Kaja Kallas, kepala urusan luar negeri Uni Eropa, dan Magnus Brunner, komisaris migrasi, para menteri menyerukan langkah-langkah baru yang mengikat untuk membatasi perjalanan yang tidak penting oleh warga negara Rusia ke wilayah Schengen.
Saya ingin tidak ada lagi belanja di akhir pekan. Saya ingin tidak ada lagi perjalanan mewah ke Eropa sementara warga Ukraina tewas di medan perang, kata Menteri Migrasi Swedia Johan Forssell di Luksemburg, Kamis.
“Situasi ini benar-benar gila dan harus dihentikan.”
Surat tersebut ditandatangani oleh Swedia, Denmark, Finlandia, Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia, Republik Ceko, Belanda, serta Norwegia dan Islandia.
Meskipun UE menangguhkan perjanjian fasilitasi visa dengan Rusia pada tahun 2022 setelah invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina, penerapan pedoman selanjutnya sangat bervariasi di antara negara-negara UE. Para penandatangan mengatakan perbedaan ini telah mendorong “belanja visa” dan menciptakan masalah keamanan di wilayah bebas paspor Schengen.
“Sangat meresahkan karena semakin banyak wisatawan Rusia yang menikmati perjalanan liburan ke pantai dan resor di Eropa, sementara rudal dan drone terus menyerang warga sipil dan infrastruktur sipil di Ukraina,” bunyi surat tersebut, yang dilihat oleh EURAKTIFtempat tidur.
Pada bulan April, EURAKTIF Pertama dilaporkan bahwa penerbitan visa Schengen untuk warga negara Rusia meningkat pada tahun 2025, menyoroti kesenjangan yang semakin besar antara retorika politik UE mengenai isolasi Kremlin dan permintaan yang terus berlanjut terhadap pariwisata Rusia di beberapa bagian blok tersebut.
Angka rahasia dilihat oleh EURAKTIF dan disebarluaskan di kalangan pemerintah nasional menunjukkan bahwa lebih dari 477.000 visa turis dikeluarkan untuk warga negara Rusia pada tahun 2025, mewakili sekitar 77% dari seluruh visa yang diberikan kepada warga Rusia. Angka tersebut meningkat sebesar 8,4% dibandingkan tahun 2024.
Perancis, Italia dan Spanyol menyumbang hampir tiga perempat dari seluruh permohonan visa yang diajukan oleh warga negara Rusia.
Negara-negara UE terpecah karena jumlah visa Rusia kembali meningkat
Semakin banyak orang Rusia yang kembali ke Eropa untuk berlibur, meskipun UE memiliki beberapa…
5 menit
Para menteri juga menyampaikan kekhawatiran tentang potensi pergerakan warga negara Rusia yang memiliki pengalaman tempur yang diperoleh selama perang di Ukraina.
Surat tersebut menyerukan Komisi Eropa untuk mengeksplorasi mekanisme untuk mengidentifikasi dan membatasi masuknya pejuang Rusia dan mantan pejuang Rusia ke wilayah Schengen.
Komisi telah mengerjakan proposal tersebut sejak bulan Maret. Atas permintaan Estonia, eksekutif UE diperkirakan akan mengkaji langkah-langkah yang mungkin dilakukan untuk mengidentifikasi veteran aktif Rusia dan mencegah mereka memasuki zona Schengen.
(pc)


















