Audio dengan bersuara
Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam wawancara telepon CBS pada hari Sabtu bahwa Amerika Serikat dan Iran “semakin dekat” dengan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Namun dalam wawancara dengan stasiun TV tersebut, Trump juga memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat dan Iran tidak mencapai kesepakatan, “kita akan berada dalam situasi di mana tidak ada negara yang akan terkena dampak sekeras yang akan terjadi.”
Sementara itu, Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa pihaknya sedang menyelesaikan 14 poin “kerangka perjanjian” untuk kesepakatan dengan Amerika Serikat, namun mengisyaratkan bahwa kesenjangan yang signifikan masih ada.
Presiden AS memberikan nada yang kurang optimis dalam wawancara lainnya pada Sabtu pagi dengan situs berita Axios, dengan mengatakan ada “peluang 50/50 yang kuat” bahwa kesepakatan akan tercapai.
Trump memperingatkan bahwa dia akan “mengirim mereka ke kerajaan untuk datang” jika kesepakatan tidak tercapai, Axios melaporkan.
Kedua media tersebut juga melaporkan bahwa Trump dijadwalkan untuk berbicara melalui telepon dengan para pemimpin Teluk pada hari berikutnya.
Saat berkunjung ke India, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan bahwa “mungkin akan ada beritanya nanti hari ini” namun menambahkan bahwa “mungkin tidak akan ada berita apa pun.”
Axios mengatakan Trump juga diperkirakan akan bertemu dengan Wakil Presiden JD Vance pada hari Sabtu, serta negosiator Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Panglima militer Pakistan Asim Munir mengunjungi Iran minggu ini dengan harapan bisa membawa kedua belah pihak lebih dekat ke kesepakatan.
Laporan pada hari Jumat menunjukkan bahwa Trump sedang mempertimbangkan putaran serangan baru terhadap Iran, ketika konflik antara kedua negara memasuki minggu ke-13.
Trump tiba-tiba mengumumkan pada hari Jumat bahwa dia tidak akan menghadiri pernikahan putranya akhir pekan ini karena “keadaan yang berhubungan dengan pemerintah.”
Ikuti standar pada


















