Home Bisnis Warga Kanada ditemukan tewas setelah diduga melakukan penembakan di vila Bali

Warga Kanada ditemukan tewas setelah diduga melakukan penembakan di vila Bali

1
0


BADUNG, Bali — Seorang pria Kanada ditemukan tewas di sebuah vila di kawasan Jimbaran Bali setelah apa yang diyakini polisi sebagai dugaan tembakan yang dilakukan sendiri, kata pihak berwenang pada Jumat.

Korban, yang diidentifikasi dengan inisial JAK, 46, ditemukan Senin sore setelah seorang temannya merasa khawatir ketika beberapa upaya untuk menghubunginya tidak dijawab.

Menurut Juru Bicara Polda Bali Kompol Ariasandy, temannya, warga negara Inggris berinisial BJ, berencana mengantarkan sepeda motor ke JAK pagi itu. Karena tidak bisa menghubunginya melalui telepon, BJ meminta salah satu pegawainya untuk memeriksa vila tersebut.

Saat karyawan itu datang, properti itu dikunci dari dalam. Khawatir terjadi sesuatu, BJ kemudian pergi sendiri ke vila. Karena tidak bisa mendapatkan akses, dia membuka paksa pintu dan menemukan JAK terbaring tak bergerak di sofa, tampaknya menderita luka tembak. Polisi segera diberitahu.

Ilmuwan forensik kemudian menganalisis tempat kejadian sementara penyelidik mulai memeriksa keadaan kematian tersebut.

Polisi mengatakan seorang saksi mengatakan kepada penyidik ​​bahwa JAK sebelumnya menderita gangguan kesehatan jiwa saat tinggal di Jakarta. Saksi juga menyatakan bahwa warga negara Kanada tersebut sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri. Namun polisi mengatakan mereka belum memverifikasi informasi ini secara independen.

Pihak berwenang belum mengungkapkan jenis senjata api yang terlibat atau menjelaskan bagaimana korban bisa mendapatkannya. Kematian terkait senjata jarang terjadi di Bali, dimana kepemilikan senjata oleh warga sipil sangat dibatasi, sehingga sumber senjata menjadi bagian penting dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Polisi belum mengumumkan bukti adanya pelanggaran dan mengatakan temuan lebih lanjut, termasuk rincian tentang senjata api, akan dirilis setelah penyelidikan selesai.

“Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan emosional atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, dukungan tersedia. Pertimbangkan untuk menghubungi anggota keluarga tepercaya, ahli kesehatan mental, atau layanan dukungan krisis setempat.”

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.



Source link