
Seorang warga negara asing berusia 28 tahun telah ditangkap atas pembunuhan brutal terhadap lima remaja di sebuah rumah di Gqeberha.
Juru bicara kepolisian Brigadir Jenderal Nobuntu Gantana mengatakan dia ditangkap pada hari Jumat.
Berdasarkan intelijen yang dikumpulkan selama penyelidikan, detektif melakukan operasi penggeledahan dari Kamis malam hingga Jumat pagi, yang mengakibatkan tersangka ditangkap, kata Gantana.
Gantana mengatakan para detektif telah melacak tersangka sejak pembantaian di sebuah rumah di Jalan Mnenga, Motherwell, bulan lalu.
Empat korban berada di ruang tamu dan korban kelima ditemukan di kamar tidur.
Layanan medis darurat menyatakan tiga korban tewas di tempat kejadian.
Korban keempat meninggal di sana meskipun ada upaya resusitasi.
Korban kelima dibawa ke rumah sakit namun meninggal karena luka-lukanya.
Mereka diidentifikasi sebagai Mpendulo Sjadu, 17, Sonwabise Mkhweta, 17, Luvuyo Crowly, 17, Ibrahim Said, 18, dan Vuyisani Pinini, 18.
Komisaris Provinsi Eastern Cape Letnan Jenderal Vuyisile Ncata memuji tim investigasi.
“Penangkapan ini menunjukkan upaya tak kenal lelah dari para detektif kami untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan kekerasan,” katanya.
“Profesionalisme, ketekunan, dan kerja keras mereka yang tak kenal lelah telah membawa kami selangkah lebih dekat menuju keadilan bagi para korban dan keluarganya.
“Kami tetap berkomitmen untuk menyingkirkan pelaku kekerasan dari komunitas kami dan memastikan mereka mendapatkan keadilan.”
Tersangka ditangkap atas lima tuduhan pembunuhan dan diperkirakan akan hadir di Pengadilan Magistrat Motherwell pada hari Senin.
IOL


















