Home Bisnis Warga negara Rusia ditangkap setelah Bali Chase melukai empat warga

Warga negara Rusia ditangkap setelah Bali Chase melukai empat warga

6
0


BANGLI, Bali – Operasi pemberantasan narkotika yang mencakup sebagian besar Bali berakhir dengan drama pada Jumat pagi ketika dua warga negara Rusia diduga berusaha menghindari penangkapan, melukai empat warga setempat sebelum pihak berwenang mengakhiri pengejaran di Bangli.

Para tersangka, yang diidentifikasi sebagai Sergei Khlebushchev, 39, dan Kira Kochetkova, 51, ditangkap setelah operasi gabungan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional Indonesia (BNN) dan petugas bea cukai dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menurut informasi yang diperoleh Zaman Bali dan sebagian dikonfirmasi oleh pejabat Badan Narkotika Nasional Bali, pihak berwenang mengikuti mobil Toyota Raize merah berpelat DK 1369 FBG saat melakukan perjalanan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Bali tengah.

Pengejaran semakin intensif setelah kendaraan memasuki Kabupaten Bangli, petugas terus melakukan pengawasan dan berupaya mencegat para tersangka.

Pihak berwenang mengatakan kedua pria tersebut berusaha melarikan diri, melintasi daerah tersebut secara agresif dan menciptakan kondisi berbahaya bagi pengguna jalan lainnya.

Di antara korban luka adalah Ni Wayan Sudarmi, seorang penjual bubur berusia 71 tahun yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari di dekat SMKN 2 Bangli saat kejadian terjadi.

Dia terluka di kedua lutut dan dibawa ke RSUD Bangli untuk mendapatkan perawatan.

Tiga warga lainnya – Ni Nengah Koplin, 56, I Wayan Sudiana, 57, dan Ni Ketut Sadri, 50 – juga mengalami luka-luka setelah sepeda motornya diduga ditabrak kendaraan yang melarikan diri. Cedera mereka tergolong ringan dan tidak memerlukan rawat inap.

Saksi dan sumber mengatakan petugas melepaskan tembakan peringatan ketika para tersangka terus berusaha melarikan diri. Pihak berwenang belum secara terbuka merinci tindakan pasti yang dilakukan untuk menghentikan kendaraan tersebut, namun pengejaran akhirnya berakhir di Desa Kayubihi, Bangli, tempat kedua tersangka ditangkap.

Kedua pria tersebut diangkut ke Mapolres Bangli sebelum diserahkan ke penyidik ​​BNN untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Inspektur Senior Stevy F. Pattiasina, Kepala Penegakan Hukum Badan Narkotika Nasional di Bali, membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan markas besar BNN.

Bahkan menimpa beberapa warga, beberapa di antaranya harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, kata Pattiasina.

Pihak berwenang belum mengungkap secara spesifik tuduhan penggunaan narkoba terhadap para tersangka, dan juga belum memberikan rincian bukti-bukti yang disita selama operasi tersebut.

Penyidik ​​masih mendalami sejauh mana dugaan keterlibatan para tersangka dan apakah kasus tersebut ada kaitannya dengan jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.

Sementara itu, Polres Bangli sedang mendokumentasikan kerusakan kendaraan, menerima keterangan saksi, dan memperkirakan besarnya kerugian akibat kejadian tersebut.

Bagi warga Kayubihi, operasi tersebut mengubah Jumat pagi biasa menjadi suasana yang lebih sering dikaitkan dengan tindakan penegakan hukum besar-besaran dibandingkan jalanan sepi di pedesaan Bali.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca dipersilakan menghubungi tim redaksi untuk klarifikasi lebih lanjut.



Source link