Dinkes Tunggu Penyaluran Vaksin Covid-19 di Kotamobagu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB–Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Tanty Korompot mengatakan masih menunggu pendistribusian Vaksin Covid-19 di Kota Kotamobagu. “Kita masih menunggu,” kata Tanty, Rabu (23/12/2020).

Ia berharap, masyarakat tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) sambil menunggu pendistribusian vaksin tersebut. “Sambil menunggu vaksin yang akan didistribusikan, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pintanya.

Berdasarkan data dari Dinkes Kotamobagu, jumlah akumulasi warga Kota Kotamobagu terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 286 orang, dengan kasus sembuh 176 orang, kasus meninggal 9 orang, dan kasus aktif 101 orang (5 orang rawat RSUD-KK dan orang RSUP Kandou dan isolasi mandiri 95 orang). Dengan terus merebaknya wabah ini, sehingga kehadiran vaksin sangat dinanti-nantikan masyarakat.

Diketahui, meski Presiden Joko Widodo telah mengumumkan vaksin Covid-19 dibagikan gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, tapi vaksin tersebut belum didistribusikan. Hingga saat ini pemerintah Indonesia belum mengumumkan jenis vaksin yang akan digunakan.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, pemerintah masih menunggu hasil uji kelayakan dan keamanan vaksin, serta emergency use of authorization, atau otorisasi penggunaan darurat.

Dari kenyataan inilah, menurut Wiku, pemerintah sejauh ini masih sebatas menyiapkan kerangka distribusi vaksin.

“Indonesia, merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, maka pemberian vaksin secara gratis kepada seluruh masyarakat juga dapat berkontribusi besar dalam menciptakan kekebalan komunitas secara global. Meski demikian, pemerintah tidak akan terburu-buru dalam menyelenggarakan program vaksinasi,” kata Wiku dalam acara konferensi pers, Kamis (17/12) sebagai mana dilansir dari bbc.com

Lanjutnya, program vaksinasi akan diselenggarakan secara bertanggung jawab dan tetap mematuhi tahapan-tahapan pengembangan vaksin, sehingga nantinya vaksin yang digunakan itu betul-betul aman dan berkhasiat bagi masyarakat.

“Penting untuk di ingat, jika nanti program vaksinasi akan dijalankan pada tahun 2021, pemerintah memastikan vaksin yang digunakan adalah vaksin yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.