Dinilai Tak Beres, Petani Minta DPRD KK Tinjau Kondisi Rumah Jaga Tani Kopandakan I

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB-Sejumlah petani di Desa Kopandakan Satu Kecamatan Kotamobagu Selatan, meminta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu segera turun melihat langsung kondisi bangunan rumah panggung (rumah jaga tani) di kawasan persawahan Tomboyo Kopandakan Satu, yang diduga tak beres.

Dimana proyek program Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, yang bersumber dari APBD tahun 2020 itu banyak mendapat sorotan dari para petani dan masyarakat setempat, karena menggunakan bahan kayu yang tak layak lagi dipakai alias bersisik dan lapuk.

“Ini membuktikan ada dugaan konspirasi antara pihak kontraktor dan pengawas agar bisa mendapatkan keuntungan lebih di proyek itu. Kami meminta anggota dewan khususnya yang dari dapil Kotamobagu Selatan turun melihat langsung kondisi bangunan,” Kata petani yang meminta namanya tidak disebut.

Lanjut kata dia, dilihat dari kondisi bangunan yang menggunakan bahan kayu yang tidak layak pakai, pihak DPRD juga harus meninjau proyek Dinas Pertanian Kotamobagu lainnya.
“Jangan-jangan proyek bangunan lain di dinas pertanian kondisinya juga sama,” kata dia.

Sementara Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ramjan Mokoginta, ketika konfirmasi meminta agar masalah itu dikonfimasi langsung kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Muhamad Yahya.

“Nanti konfirmasi dg kadis jo.. Nanti lusa torang sama-sama pilia turumah jaga.. Karena esok kadis tugas luar,” tulis Ramjan via WhatsApp dengan dialek Manado, Selasa (16/3/2020).

Diketahui proyek rumah panggung (rumah jaga petani) tersebut dikerjakan oleh CV Tome-Tome dengan anggaran kurang lebih 100 juta rupiah APBD Tahun 2020 lalu.(Tim)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.