Robert Lewandowski mengakhiri waktunya di Barcelona dengan mencetak satu-satunya gol tim dalam kekalahan 3-1 dari Valencia di Mestalla pada hari Sabtu.
Itu adalah pertandingan terakhir pemain internasional Polandia itu Blaugrana warna, mengakhiri masa kerja empat tahun yang membuatnya memainkan peran penting dalam kebangkitan Barcelona.
Meski usaha Lewandowski belum cukup membantu Barcelona mengamankan kemenangan di laga terakhir, ia akan meninggalkan klub dan bergabung dengan klub elite yang antara lain beranggotakan Lionel Messi.
Lewandowski masuk dalam daftar sepuluh pencetak gol terbanyak Barcelona
Berkat golnya di Mestalla, Lewandowski kini masuk dalam daftar sepuluh pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barcelona.
Golnya melawan Valencia membantunya menambah jumlah golnya menjadi 120 gol, membuatnya setara dengan Josep Escola, pemain yang bermain untuk Barca sebelum Perang Dunia II.
Pemain Polandia itu akan kecewa jika tidak mencetak dua gol lagi musim ini, karena hal itu bisa mendorongnya ke posisi kedelapan, setara dengan Patrick Kluivert dan Carles Rexach di 122.
Klub elit
Lewandowski tetap bergabung dengan klub elit sepuluh pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barcelona, dipimpin oleh Lionel Messi.
Pemain asal Argentina ini menempati posisi pertama dengan 672 gol, jumlah yang hampir tidak mungkin dicapai oleh siapa pun di era modern.
Cesar Rodriguez menempati posisi kedua dengan 225 gol, sedangkan Luis Suarez melengkapi podium dengan 195 gol. Laszlo Kubala berada di urutan keempat dengan 190 gol.
Lalu ada kesenjangan yang cukup besar, dengan Rivaldo yang berada di posisi kelima mencetak 130 gol, hanya sepuluh lebih banyak dari Lewandowski yang berada di posisi kesepuluh.
Antara Lewandowski dan Rivaldo, daftarnya mencakup beberapa legenda sepak bola terkenal seperti Samuel Eto’o (keenam, 130 gol), Mariano Martin (ketujuh, 129 gol), serta duo Kluivert dan Rexach (122 gol).


















