Para pejabat tinggi Uni Eropa pada hari Senin menyambut baik kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang Timur Tengah, dan mengatakan bahwa Eropa siap berkontribusi pada “perdamaian abadi”.
“Saya menantikan akhir dari perang yang memakan banyak biaya ini dan pemulihan penuh kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” Antonio Costa, presiden Dewan Eropa yang mewakili negara-negara anggota, menulis di X.
“Senjata sekarang harus dibungkam,” desak Costa, seraya menegaskan bahwa “Uni Eropa siap berkontribusi pada kemajuan strategi komprehensif untuk perdamaian abadi di Timur Tengah.”
Amerika Serikat dan Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang Timur Tengah di semua lini, termasuk di Lebanon, dan membuka kembali Selat Hormuz, namun mereka hanya memberikan sedikit panduan mengenai isu pelik program nuklir Teheran.
Perjanjian damai AS-Iran diumumkan dengan mengakhiri aksi militer secara “definitif”.
Amerika Serikat dan Iran telah menyetujui perjanjian perdamaian dan penyelesaian yang “segera dan permanen”…
4 menit
Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa, menekankan bahwa “prioritasnya saat ini adalah implementasi yang cepat dan menyeluruh” – menyerukan “semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon dan menerapkan gencatan senjata yang sejati”.
“Tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah jika Lebanon sedang dilanda kebakaran,” dia memperingatkan, seraya menambahkan bahwa pembukaan kembali Hormuz “penting bagi stabilitas regional dan perekonomian global” dan bahwa perjanjian akhir “harus mengakhiri program rudal nuklir dan balistik Iran serta aktivitasnya yang mengganggu stabilitas di kawasan.”
Menjelang pembicaraan dengan para menteri luar negeri Uni Eropa, Menteri Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan para menteri pada hari Senin akan membahas “bagaimana Uni Eropa dapat terlibat erat dalam fase berikutnya.”
Presiden Prancis mengatakan pada hari Senin bahwa misi militer yang dibentuk oleh Paris dan Inggris untuk memfasilitasi perdagangan manusia di Selat Hormuz siap dikerahkan, menyusul pengumuman kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Komentarnya muncul setelah Washington dan Teheran mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada bulan Februari, dan kesepakatan tersebut diperkirakan akan ditandatangani di Swiss pada hari Jumat.
Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang akan menyambut Presiden Amerika Donald Trump pada pertemuan G7 pada hari Senin, menyatakan bahwa “aset misi Perancis-Inggris sudah siap dan siap untuk dikerahkan”.
“Dimulainya kembali lalu lintas maritim, tanpa pembatasan atau tarif, merupakan kondisi penting bagi stabilitas regional dan perekonomian global,” ujarnya dalam postingan di X.
(pc)


















