BADUNG, Bali — Sebuah video viral yang memperlihatkan tawuran dengan kekerasan yang melibatkan warga negara asing di sebuah klub malam di Bali menarik perhatian di media sosial dalam beberapa hari terakhir, setelah rekaman menunjukkan beberapa pria berkelahi dengan botol dan pecahan kaca di dalam tempat tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jade by Todd English di Jalan Pemelisan Agung di Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Jumat dini hari, 22 Mei 2026, sekitar pukul 01.30 waktu setempat.
Informasi awal, tawuran tersebut melibatkan dua kelompok orang asing yang saat itu sedang berada di tempat hiburan malam yang ramai. Konfrontasi dilaporkan dimulai dengan adu mulut antara kedua kelompok yang duduk bersebelahan.
Situasi bertambah buruk setelah ada oknum yang diduga melemparkan gelas ke arah kelompok lawan hingga memicu perkelahian besar-besaran di tengah ruangan yang ramai.
Dalam gambar viral yang beredar di Internet, tampak beberapa warga asing terluka akibat pecahan botol. Darah juga terlihat di lantai klub malam, sementara tamu lain panik dan bergegas meninggalkan area tersebut.
Orang-orang yang terlibat diduga menggunakan botol alkohol dan pecahan kaca sebagai senjata selama perkelahian. Beberapa tamu yang mencoba turun tangan pun ikut terlibat dalam pertengkaran tersebut.
Petugas keamanan klub akhirnya turun tangan untuk memisahkan kelompok tersebut, sementara korban luka dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Humas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan petugas langsung tanggap di lokasi kejadian.
“Dapat dipastikan terjadi perkelahian antara dua kelompok WNA. Kapolres dan Polsek langsung turun ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan dan melihat rekaman video CCTV,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Polisi menyebutkan bentrokan tersebut melibatkan sekitar 14 warga asing yang terbagi dalam dua kelompok yang masing-masing beranggotakan tujuh orang. Pihak berwenang yakin konsumsi alkohol adalah salah satu faktor yang memicu pertengkaran tersebut.
Polisi juga menyebutkan kepadatan yang berlebihan di klub malam sebagai salah satu faktor penyebabnya. Menurut manajemen, sekitar 462 tamu masuk dan keluar venue malam itu, sedangkan kapasitas ideal venue diperkirakan kurang dari 100 orang.
“Kondisi keramaian kemungkinan besar turut menyebabkan ketegangan meningkat hingga terjadi perkelahian,” tambah Inastuti.
Untuk keperluan penyelidikan, Polres Badung untuk sementara menutup lokasi kejadian dengan garis polisi, sedangkan operasi di Todd English’s Jade dihentikan.
Sementara itu, perwakilan humas klub, Rara membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan pihak manajemen bekerja sama penuh dengan pihak berwajib.
“Saat ini sedang ditangani pihak berwajib. Operasi dihentikan sementara dan lokasi tetap ditutup polisi,” singkatnya.
Polisi masih menyelidiki identitas pihak-pihak yang terlibat pertengkaran tersebut.
Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.


















