Struktur pemain muda Barcelona telah menghasilkan hampir semua jenis profil penyerang yang bisa dibayangkan selama bertahun-tahun, namun saat ini ada keyakinan yang berkembang bahwa Hamza Abdelkarim menawarkan sesuatu yang saat ini tidak mereka miliki.
Striker Mesir berusia 18 tahun ini baru bergabung awal tahun ini, namun ia telah berhasil meninggalkan kesan yang kuat di dunia olahraga.
Enam gol dalam sepuluh pertandingan pertamanya tentu saja menarik perhatian, namun bukan hanya angkanya saja yang meyakinkan orang-orang di klub.
Di La Masia, penyerang yang berbakat secara teknis bukanlah hal yang aneh. Namun Hamzah dipersepsikan berbeda.
Barcelona terkesan
Saat ini, antusiasme terhadap kemampuannya untuk berfungsi sebagai tolok ukur sejati di kotak penalti semakin meningkat, sebuah profil Barca yang telah hilang dari struktur pemuda mereka selama bertahun-tahun.
Inilah salah satu alasan mengapa klub tampaknya sudah yakin sepenuhnya mengenai langkah selanjutnya.
Barcelona diperkirakan akan mengaktifkan opsi pembelian senilai €3 juta yang termasuk dalam kesepakatan untuk sang striker, dengan tujuan untuk mendapatkan kepemilikan penuh atas salah satu striker muda paling menarik di akademi tersebut.
Selain itu, kebangkitan sang pemain juga tidak hanya terjadi di klub sepak bola, karena penampilannya membuatnya mendapat panggilan ke Mesir menjelang Piala Dunia musim panas ini.
Apa rencananya?
Rencana saat ini, menurut SPORT, adalah agar Abdelkarim menjadi sosok penting bagi Barca Atlètic di musim 2026/27, terutama saat tim cadangan berusaha untuk kembali ke Premier RFEF.
Ada ekspektasi yang semakin besar di dalam klub bahwa ia dapat membentuk kemitraan yang kuat bersama Oscar Gistau, menciptakan persaingan yang sehat di sektor penyerangan.
Hansi Flick secara khusus menyatakan bahwa reputasi dan usia tidak terlalu penting jika seorang pemain tampil baik dalam latihan.
Oleh karena itu, untuk saat ini, skenario yang paling mungkin adalah pemain muda Mesir itu bergabung dengan tim utama selama pramusim setelah komitmen internasionalnya bersama Mesir selesai.
Ini akan memungkinkan Flick untuk mengevaluasinya sebelum keputusan akhir dibuat mengenai musim mendatang.


















