Harapan Barcelona untuk mempertahankan Marcus Rashford mengalami kemunduran besar.
Menurut laporan dari Mundo Deportivo, Manchester United tidak lagi bersedia memberikan sanksi pinjaman lagi untuk pemain internasional Inggris tersebut, memaksa Barcelona untuk mempertimbangkan kembali strategi mereka jika ingin membawa sang striker kembali ke Camp Nou.
Situasi menjadi lebih rumit setelah berakhirnya opsi pembelian €30 juta yang termasuk dalam kesepakatan pinjaman Rashford sebelumnya.
Dengan tidak lagi aktifnya klausul ini, segala upaya untuk merekrut kembali sang pemain akan memerlukan negosiasi baru dengan Manchester United dari awal.
Sementara Rashford tetap ingin melanjutkan karirnya di Barcelona, klub Catalan itu kini menghadapi operasi yang jauh lebih sulit dibandingkan beberapa bulan lalu.
Man United ingin dijual permanen
Kendala terbesar yang dihadapi Barcelona adalah sikap Manchester United saat ini, karena klub Liga Inggris tersebut tidak tertarik untuk membahas transfer sementara lagi untuk striker berusia 28 tahun tersebut.
Sebaliknya, United fokus untuk mendapatkan kesepakatan permanen yang akan menghasilkan biaya transfer yang signifikan musim panas ini.
Posisi ini langsung mempersulit Barcelona karena mereka punya prioritas lain yang harus diperhatikan.
Meskipun demikian, Blaugrana tidak sepenuhnya mengesampingkan transfer Rashford dan tetap mewaspadai perkembangan bursa transfer dalam beberapa minggu mendatang.
Namun, tanpa kemungkinan adanya perjanjian pinjaman lain, komitmen finansial yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu transaksi meningkat secara signifikan.
Bayern Munich dan Aston Villa menambah tekanan
Menariknya, Barcelona bukan satu-satunya klub yang memantau situasi Rashford.
Manchester United yakin pemain internasional Inggris itu dapat semakin meningkatkan nilainya dengan kampanye Piala Dunia yang kuat, yang berpotensi memicu pertarungan penawaran antara beberapa klub peminat.
Menurut laporan tersebut, Bayern Munich terus memantau sang striker dengan cermat, sementara Aston Villa juga tertarik untuk mendatangkan kembali Rashford menyusul kesuksesannya di paruh kedua musim 2024-25.
Bagi Barcelona, persaingan tambahan adalah hal terakhir yang mereka butuhkan.
Kepentingan yang bersaing tidak hanya akan memperkuat posisi negosiasi Manchester United, tetapi juga dapat mendorong kemungkinan biaya transfer melebihi apa yang bersedia dibayar oleh Barcelona.


















