
Cleveland Guardians masih mencari keajaiban yang menentukan Seri Dunia 2016 mereka yang tak terlupakan melawan Chicago Cubs. Hampir satu dekade kemudian, legenda Guardians Corey Kluber mengenang patah hati di bulan Oktober itu. Dia juga mengingat kembali momen pascamusim terhebat dalam sejarah franchise ini. Dalam wawancara yang diterbitkan oleh Mason Horodyski dari News 5 Cleveland, Kluber mengakui rasa sakit akibat kehilangan masih membekas.
“Saya tidak ingin mengatakan bahwa luka tersebut akan sembuh, namun mungkin luka tersebut akan berkurang kedalamannya dan Anda dapat melihat gambaran yang lebih besar dan menyadari apa yang telah kami capai”#Wali Corey Kluber melihat kembali perjalanan Cleveland ke Seri Dunia 10 tahun kemudian#GardeBall @WEWS pic.twitter.com/HlMsXnAVXg
-Mason Horodyski (@MasonHorodyski) 15 Mei 2026
“Saya tidak ingin mengatakan bahwa luka tersebut akan sembuh, namun mungkin luka tersebut akan berkurang kedalamannya dan Anda dapat melihat gambaran yang lebih besar dan menyadari apa yang dapat kami capai,” kata Kluber.
Seri Dunia 2016 ini masih terasa mentah bagi banyak penggemar Cleveland. The Guardians, yang saat itu dikenal sebagai Indian, mendorong Cubs hingga batas kemampuannya sebelum kalah 8-7 di babak tambahan dalam salah satu pertarungan Game 7 paling dramatis dalam bisbol. Di bawah cahaya terang Cleveland, penonton percaya bahwa sejarah berada dalam jangkauan mereka.
Kluber memulai permainan clinch untuk Cleveland. Namun malam dengan cepat menjadi sulit. Dia hanya bertahan empat inning dan mengizinkan dua home run. Kluber juga gagal mencatatkan strikeout sebelum Terry Francona melakukan langkah pertama menuju bullpen.
Warisan Corey Kluber masih bergema di kalangan Guardians
Bahkan dengan akhir yang menyakitkan ini, Kluber tetap menjadi salah satu pemain paling dihormati di masanya di Cleveland. Pemenang tiga kali All-Star dan dua kali AL Cy Young membantu menjadikan Guardians sebagai pesaing sah di akhir tahun 2010-an. Kehadirannya yang tenang dan dominasinya di gundukan itu menjadi bagian dari identitas organisasi.
Sejak kemunculan Seri Dunia tersebut, Guardians hanya mencapai ALCS satu kali. Ini terjadi selama musim 2024 sebelum lima pertandingan playoff melawan New York Yankees. Cleveland juga merebut AL Central tahun lalu setelah keruntuhan Detroit Tigers, dan Guardians saat ini kembali berada di puncak divisi tersebut dengan skor 24-22.
Namun bagi banyak penggemar, Seri Dunia 2016 tetap menjadi hal yang biasa. Dan ketika Corey Kluber mengingat kembali perjalanannya, satu pertanyaan masih bergema di Cleveland: Akankah waralaba ini akhirnya menemukan jalan kembali ke kejayaan di bulan Oktober?
Cleveland Guardians masih mencari keajaiban yang menentukan Seri Dunia 2016 mereka yang tak terlupakan melawan Chicago Cubs. Hampir satu dekade kemudian, legenda Guardians Corey Kluber mengenang patah hati di bulan Oktober itu. Dia juga mengingat kembali momen pascamusim terhebat dalam sejarah franchise ini.


















