
Bandara lain telah dibuka di Ethiopia seiring pemerintah melanjutkan upayanya untuk memperluas jaringan udara regional.
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed secara resmi meresmikan Bandara Negele Borena Geda yang baru di selatan negara itu pada hari Rabu, menandai tujuan domestik ke-24 Ethiopian Airlines, menurut pernyataannya di X.
Bandara baru ini dirancang untuk menampung pesawat yang lebih besar dan canggih, termasuk Boeing 737 Max. Ethiopian Airlines diperkirakan akan segera mulai beroperasi, dengan tiga penerbangan mingguan.
Abiy mengatakan proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses ke wilayah selatan.
“Setiap jalur baru yang kami bangun menjembatani kesenjangan, membuka potensi ekonomi regional dan menyatukan masyarakat,” tegas Perdana Menteri.
Dia juga memuji Ethiopian Airlines, maskapai penerbangan terbesar di Afrika, saat perusahaan tersebut merayakan hari jadinya yang ke-80 tahun ini, menyebutnya sebagai “kebanggaan Afrika” dan “semangat baru Afrika.”
Bandara yang diresmikan ini merupakan salah satu dari empat bandara domestik baru yang diumumkan oleh Ethiopian Airlines awal tahun ini sebagai bagian dari proyek perluasan yang lebih luas yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas di seluruh negeri.
Pada bulan Maret, media lokal melaporkan bahwa maskapai tersebut berencana meluncurkan hub baru di Negele Borena, Gore Mettu, Mizan Aman dan Debre Markos. CEO Ethiopian Airlines Mesfin Tasew mengatakan proyek tersebut akan memperluas jaringan domestik maskapai tersebut dari 23 menjadi 27 tujuan.
Perluasan ini dilakukan seiring Ethiopia memajukan rencana pembangunan Bandara Internasional Bishoftu, yang diharapkan menjadi pusat penerbangan terbesar di Afrika. Konstruksi dimulai pada bulan Januari setelah diresmikannya megaproyek 2025 yang bertujuan mengurangi tekanan yang semakin besar pada Bandara Internasional Bole di Addis Ababa.
Pada bulan April, media lokal, mengutip data dari produsen pesawat AS Boeing, melaporkan bahwa Ethiopian Airlines telah mengubah opsi enam Boeing 787-9 Dreamliner menjadi pesanan pasti. Maskapai ini kini melayani lebih dari 145 tujuan penumpang dan kargo internasional dan mengoperasikan armada lebih dari 170 pesawat, termasuk model Airbus, dengan usia rata-rata sekitar tujuh tahun.
Berita RT


















