Pengumuman skuat Mesir untuk Piala Dunia merupakan momen besar bagi salah satu talenta muda baru Barcelona.
Striker remaja Hamza Abdelkarim telah resmi dimasukkan dalam skuad Mesir untuk Piala Dunia FIFA mendatang, yang menjadi salah satu topik pembicaraan terbesar di tim nasional.
Striker berusia 18 tahun itu diperkirakan tidak akan lolos seleksi akhir, terutama karena ia masih berkembang di sistem pemuda Barcelona.
Namun, pelatih Mesir Hossam Hassan memutuskan untuk menaruh kepercayaan pada potensi anak mudanya menjelang turnamen.
Abdelkarim mulai menarik perhatian sejak kedatangannya di Catalonia awal tahun ini.
Barcelona telah mendapatkan tanda tangannya dari klub Mesir Al-Ahly dalam kesepakatan pinjaman yang mencakup opsi untuk menjadikan transfer tersebut permanen.
أعلن الجهاز الفني لمنتخب مصر الأول لكرة القدم بقيادة حسام حسن 27 jam waktu memasak untuk 26 jam memasak 28 jam waktu memasak. 2026 المقرر انطلاقه 11 يونيو من الشهر المقبل، وجاءت… pic.twitter.com/lRUiHnJn6Y
– EFA.misalnya (@EFA) 20 Mei 2026
Striker muda ini telah tampil mengesankan di tim muda klub dan berhasil mencetak gol dalam penampilan pertamanya.
Menangkan peluang besar bersama Mesir
Tim Mesir masih mengandalkan bintang-bintang mapan seperti Mohamed Salah dan Omar Marmoush, tetapi keputusan untuk memasukkan Abdelkarim menunjukkan bahwa staf pelatih juga merencanakan masa depan.
Striker muda Barcelona itu bergabung dengan barisan pemain menyerang yang diharapkan bisa membawa ancaman gawang Mesir selama kompetisi.
Meski minim pengalaman di level senior, timnas jelas yakin kualitas teknis dan kepercayaan dirinya bisa menawarkan sesuatu yang berbeda.
Sebuah rekor dalam persiapan
Mesir ditempatkan di Grup G dan akan memulai perjalanan Piala Dunia mereka melawan Belgia pada 15 Juni.
Mereka selanjutnya akan menghadapi Selandia Baru sebelum menutup babak penyisihan grup melawan Iran pada akhir bulan ini.
Jika Abdelkarim mendapat menit bermain selama turnamen, dia bisa mengambil langkah maju yang luar biasa.
Pada usia 18 tahun, pemain muda Barcelona ini akan menjadi pemain Mesir termuda yang pernah bermain untuknya “Para Firaun” di Piala Dunia, dengan nyaman mengalahkan rekor sebelumnya yang dibuat oleh Ramadan Sobhi pada tahun 2018.

















