Home Internasional Serangan dagang AS dan Iran, menggarisbawahi rapuhnya gencatan senjata: NPR

Serangan dagang AS dan Iran, menggarisbawahi rapuhnya gencatan senjata: NPR

2
0


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara dalam konferensi pers dengan timpalannya dari Irak Fouad Hussein setelah pertemuan mereka di Kementerian Luar Negeri di Bagdad, Irak, Minggu, 28 Juni 2026.

Hadi Mizban/AP Foto/Hadi Mizban/AP


sembunyikan keterangan

beralih keterangan

Hadi Mizban/AP Foto/Hadi Mizban/AP

Pengawal Revolusi Iran mengaku bertanggung jawab atas peluncuran serangan drone dan rudal ke Bahrain dan Kuwait pada hari Minggu, menurut pernyataan yang dirilis melalui Media yang dikelola pemerintah Iran. Upaya serangan ini terjadi beberapa jam setelah aksi militer baru Amerika terhadap sasaran Iran. Pertukaran terakhir ini membahayakan perundingan untuk gencatan senjata abadi.

Ini adalah peningkatan paling signifikan sejak Iran dan Amerika Serikat. menandatangani nota kesepahaman awal bulan ini. Berdasarkan ketentuan perjanjian ini pada prinsipnya, kedua pihak memberikan waktu 60 hari untuk menyelesaikan perselisihan utama. Hal ini termasuk pengaturan navigasi di Selat Hormuz, pencabutan blokade Amerika di pelabuhan Iran, keringanan sanksi dan masa depan saham Iran uranium yang sangat diperkaya.

Kuwait mengatakan pada hari Minggu bahwa pertahanan udaranya telah berhasil mencegat dua rudal balistik Iran. Tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan amunisi Iran menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di dekat bandara internasional. Tidak ada yang terbunuh. ITU kementerian menerbitkan foto dari sebuah bangunan delapan lantai yang lantai atasnya hancur dan jendela-jendelanya pecah. Bangunan itu tidak berada di dekat markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS. Armada ini berbasis di Bahrain dan mengalami serangan berkelanjutan selama perang.

Kementerian Luar Negeri Bahrain mengutuk hal tersebut apa yang disebutnya sebagai “eskalasi berbahaya yang mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan Teheran bukanlah tindakan yang dilakukan secara sepintas lalu, atau insiden yang terisolasi, namun lebih merupakan pendekatan yang disengaja dan pola sistematis agresi yang berulang-ulang.”

Bendera Israel menutupi bangunan yang hancur di Lebanon selatan, dilihat dari Israel utara, Minggu, 28 Juni 2026.

Ohad Zwigenberg/AP


sembunyikan keterangan

beralih keterangan

Ohad Zwigenberg/AP

Kekerasan antara Israel dan Hizbullah

Sementara itu, kekerasan antara Israel dan Hizbullah di Lebanon selatan terus memicu ketegangan di kawasan. Pada hari Minggu, kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran membunuh seorang tentara Israel di Desa Deir Siryan di Lebanon selatan, menurut tentara Israel, yang mengatakan pihaknya membalas dengan membunuh orang yang bertanggung jawab.

Sehari sebelumnya, pemimpin Hizbullah mengatakan kelompoknya akan terus berperang sampai Israel menarik diri dari Lebanon selatan. menurut sebuah pernyataan disiarkan di outlet media lokal pro-Hizbullah. Lain Sebuah outlet media Lebanon melaporkan bahwa Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menyerukan pertemuan mendesak unit pemantauan konflik yang baru dibentuk yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Lebanon.



Source link