Home Bisnis Turis Italia diusir setelah bentrok dengan polisi

Turis Italia diusir setelah bentrok dengan polisi

7
0


DENPASAR, Bali – Seorang warga negara Italia berusia 24 tahun, diidentifikasi sebagai GI, dideportasi dari Indonesia menyusul pertengkaran dengan polisi lalu lintas di Denpasar yang bermula dari pelanggaran helm dan meningkat menjadi konfrontasi fisik.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. waktu setempat di Jalan Gunung Agung, utara Denpasar. GI dihentikan petugas polisi karena mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm bersama rekannya.

Bukannya menurut, dia malah memprotes dan situasi semakin memanas. Selama konfrontasi, dia mendorong seorang petugas hingga jatuh ke tanah.

Insiden tersebut direkam oleh orang yang lewat dan menjadi viral di media sosial keesokan harinya, sehingga memicu respons cepat dari pihak kepolisian dan imigrasi Denpasar.

GI kemudian ditangkap pada 23 April di perempatan Jalan Gunung Agung dan Jalan Mahendradatta, sebelum diserahkan ke petugas imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Bugie Kurniawan, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, kasus tersebut ditangani dengan cepat berkat koordinasi antar instansi.

“Koordinasi yang kuat antara imigrasi dan Polresta Denpasar memastikan kasus ini ditangani secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Pihak berwenang membenarkan bahwa GI mengakui perbuatannya dan dinyatakan melanggar Pasal 75(1) undang-undang imigrasi Indonesia.

Ia dideportasi pada 28 April 2026 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan penerbangan Qatar Airways menuju Doha. Ia juga diusulkan untuk dimasukkan ke dalam daftar hitam di Indonesia.

Felucia Sengky Ratna, Kepala Kantor Imigrasi Daerah Bali, menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum.

“Bali adalah destinasi wisata global, namun bukan berarti warga negara asing bisa bertindak di luar hukum. Tidak ada kompromi atas pelanggaran tersebut,” ujarnya.

Kasus ini terjadi di tengah meningkatnya pengawasan publik terhadap interaksi antara pihak berwenang dan wisatawan asing di Bali, menyusul insiden viral lainnya yang melibatkan dugaan swab ilegal.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca dipersilakan menghubungi tim redaksi untuk klarifikasi lebih lanjut.



Source link