Program Padat Karya Cash di Desa Mopusi Diduga Asal Jadi

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Bolmong,WB—Program padat karya cash Tahun 2018 dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Republik Indonesia, yakni pembangunan Instalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL) Komunal Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) untuk Desa Mopusi Kecamatan Lolayan, Bolaang Mongondow (Bolmong), diduga dikerjakan asal jadi.

Pasalnya, program yang diketahui dibiayai lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 629 Juta itu, sampai saat ini tak kunjung selesai, serta tak sesuai dengan harapan masyarakat desa setempat.

“Saya heran. Kenapa pengerjaan program ini belum selesai, padahal anggarannya ratusan juta. Bahkan oleh tim pelaksana program tersebut sempat meminta biaya kepada penerima bantuan, dengan alasan agar program ini sudah dapat difungsikan,” ujar sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bolmong melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Anugerah Paputungan ST, saat dikonfirmasi via seluler membenarkan akan hal tersebut.

“Iya, kami sudah menerima keluhan dari masyarakat desa Mopusi terkait program Sanimas yang belum selesai. Namun, pihak kami hanya sebatas pendampingan saja. Karena program ini Swakelola masyarakat setempat. Nanti kami akan segera tindak lanjuti terkait laporan keluhan mereka (masyarakat desa mopusi),” tuturnya.

Terpisah, anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) , Wahyudi Batalipu, meminta agar pihak terkait dalam hal ini Dinas PUPR Bolmong, untuk tidak tinggal diam saja.

“Dan jika dibiarkan, kami akan segera melaporkan terkait hal ini ke Kejaksaan Negeri Kotamobagu. Olehnya, kami meminta agar Pemerintah Bolmong untuk segera turun dan mengecek langsung program tersebut,” tegas Wahyudi.

Sementara itu, Kepala Desa (Sangadi, red) Mopusi, Mukhtar Dugian, ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp, enggan untuk memberikan tanggapan.

 

Tim Wartabolmong.news

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.